Dua gempa besar magnitudo 7,2 dan 7,5 mengguncang Venezuela pada Rabu (24/6) malam waktu setempat.

Gempa ini disebut sebagai yang terbesar di Venezuela dalam satu abad lebih.

in1

>>> Klasemen Akhir Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Teratas, Ekuador Lolos

Sejumlah bangunan bertingkat runtuh, listrik padam, koneksi internet terputus, dan Bandara Internasional Simon Bolivar terpaksa ditutup.

Badan Meteorologi dan Geofisika AS (USGS) mencatat gempa terbesar sebelumnya terjadi pada tahun 1900.

Bantuan Internasional Mengalir

AS, China, dan sejumlah negara lain berbondong-bondong mengirim bantuan ke Venezuela.

AS telah menjalin komunikasi dengan otoritas Venezuela untuk memobilisasi bantuan darurat, terutama medis.

>>> Keluarga Curiga Pria Misterius di Balik Kematian ASN di Bandara Juanda

China juga menyatakan siap memberikan bantuan. Juru bicara Kemlu China, Guo Jiakun, mengatakan Beijing akan melakukan segala upaya untuk membantu Venezuela.

Spanyol turut menyalurkan bantuan. Perdana Menteri Pedro Sánchez menyampaikan dukungan kepada Venezuela.

Iran Kecam NATO

Iran mengecam NATO setelah Sekjen Mark Rutte menyatakan dukungan aliansi terhadap AS saat bertemu Presiden Donald Trump.

Juru Bicara Kemlu Iran, Esmaeil Baqaei, menilai pernyataan Rutte sebagai pengakuan atas keterlibatan aktif NATO dalam memerangi Iran.

>>> Kecap Manis Ternyata Mengandung Natrium, Aman Dikonsumsi?

Baqaei menuduh NATO melakukan pelanggaran terang-terangan terhadap norma hukum internasional dan prinsip Piagam PBB.