Kenapa Narkoba Kerap Jadi Dalih Trump buat Serang Negara Lain?
Presiden Amerika Serikat Donald Trump beberapa kali mengklaim serangan terhadap wilayah atau infrastruktur di negara Amerika lain sebagai operasi pemberantasan narkoba.
Misalnya saat militer AS meluncurkan serangkaian serangan udara dan laut terhadap kapal yang diduga membawa narkoba di Laut Karibia dan Samudra Pasifik sejak September 2025.
>>> Jepang Wakil Asia Pertama yang Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026
Trump dalam pidatonya di Ruang Oval tahun 2025 mengatakan ada sejumlah besar narkoba yang masuk ke AS untuk membunuh banyak orang.
Ia menyebut serangan itu membuat para pelaku jera.
Pemerintahan Trump juga merilis kartel narkoba sebagai Organisasi Teroris Asing (FTO).
Status ini memberi landasan hukum bagi militer AS untuk melakukan operasi khusus seperti serangan drone dan penyerangan kapal di perairan internasional.
Alasan Strategis di Balik Narasi Narkoba
Dalam berbagai kebijakan dan retorika militernya, terutama terhadap Venezuela, Meksiko, dan Kolombia, Trump menggunakan narasi pemberantasan narkoba dengan alasan menjaga keamanan nasional.
Trump mengeklaim aliran narkoba ilegal dari perbatasan selatan adalah bentuk 'invasi' yang mengancam nyawa warga Amerika.
Ia merasa pemanfaatan kekuatan militer di luar negeri dapat dibenarkan sebagai tindakan pertahanan diri.
Namun, analisis menunjukkan bahwa serangan militer dan penyebutan kartel narkoba itu kerap menjadi alibi untuk menjatuhkan negara lain.
Dalam kasus penculikan Presiden Venezuela Nicolás Maduro, Trump menuding Maduro bersekongkol dengan kartel narkoba.
>>> Dubes Selandia Baru Optimistis Timnas Bisa Melaju di Piala Dunia 2026
Jika dilakukan di wilayah negara lain tanpa persetujuan, hal itu akan dianggap sebagai pelanggaran perdamaian atau tindakan agresi berdasarkan Piagam PBB.
Di Amerika Latin dan Karibia, sensitivitas tentang intervensi militer AS sangat kuat. Hanya sedikit yang akan menganggap klaim 'pembelaan diri' meyakinkan, dan hubungan dapat memburuk selama bertahun-tahun.
Update Terbaru
Apakah Avatar: The Last Airbender Season 2 Bakal Lanjut Season 3?
Jumat / 26-06-2026, 12:41 WIB
Penjelasan Ending Avatar: The Last Airbender Season 2, Nasib Aang Masih Jadi Misteri
Jumat / 26-06-2026, 12:40 WIB
Jadwal Bioskop Trans TV 27 - 28 Juni 2026
Jumat / 26-06-2026, 12:40 WIB
Avatar: The Last Airbender Season 2 Tayang di Netflix, Simak Sinopsis dan Cara Menontonnya
Jumat / 26-06-2026, 12:33 WIB
Kapan Pembaruan Fortnite Berikutnya? Ini Bocoran Kontennya
Jumat / 26-06-2026, 12:28 WIB
Insentif Kendaraan Listrik Juli 2026 Masih Dikaji, Tunggu Arahan Presiden
Jumat / 26-06-2026, 12:28 WIB
Netanyahu Disoraki Perwira Militer, Didesak Mundur dari Kursi PM
Jumat / 26-06-2026, 12:28 WIB
Kode Park Bunker di Map Verdansk dan Cara Membukanya
Jumat / 26-06-2026, 12:26 WIB
Hasil Piala Dunia 2026: Turki Bungkam AS Lewat Drama 5 Gol
Jumat / 26-06-2026, 12:25 WIB
Mengenal Curling Parenting, Benarkah Ini Pola Asuh Terbaik?
Jumat / 26-06-2026, 12:25 WIB
Cara Atasi Tidak Terdaftar DTSEN: Panduan Lengkap Perbaikan Data Bantuan Sosial
Jumat / 26-06-2026, 12:21 WIB
Polri Mutasi 1.121 Personel Pati dan Pamen, Termasuk Kapolda Aceh dan Papua Barat Daya
Jumat / 26-06-2026, 12:20 WIB






