Pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang mengaku mengetahui pihak-pihak yang membayar aksi demonstrasi mendapat sorotan dari pengamat politik.

Pernyataan itu dinilai menjadi sinyal bahwa aktivitas demonstrasi berada dalam pantauan pemerintah.

in1

>>> Alarm Bahaya Kopdes Merah Putih: Program Belum Beroperasi, Tiga Calon Manajer Meninggal

Direktur Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno menilai peringatan tersebut ditujukan kepada demonstrasi yang diduga digerakkan oleh kepentingan politik tertentu.

Menurutnya, pemerintah diyakini memiliki informasi mengenai aksi yang murni maupun yang tidak.

"Secara spesifik sepertinya itu adalah ditujukan ke demonstran yang dibayar oleh pihak-pihak tertentu untuk melawan kebijakan politik pemerintah," ujar Adi Prayitno kepada wartawan, Jumat (26/6/2026).

"Itu semacam warning bahwa setiap aktivitas demonstrasi dalam pantauan kekuasaan.

Dan pastinya pemerintah punya data mana demonstrasi yang murni dan demonstrasi tak murni yang digerakkan oleh kepentingan politik tertentu," tambahnya.

Demonstrasi Dinilai Ada yang Ditunggangi

Adi menilai Prabowo memandang sebagian demonstrasi belakangan ini bertujuan menurunkan citra pemerintah. Penilaian itu dinilai menjadi latar belakang munculnya pernyataan Presiden.

>>> Prabowo Disebut Tahu Dalang Demo Bayaran, Golkar Beri Pembelaan

"Itu artinya, demonstrasi yang terjadi belakangan dinilai ada yang menunggangi untuk men-downgrade citra pemerintah. Itu makna yang paling mungkin ditafsirkan dari pernyataan tersebut," katanya.

Menurut Adi, demonstrasi selama ini dapat dibedakan menjadi dua kategori. Ada aksi yang murni memperjuangkan kepentingan masyarakat dan ada pula yang dinilai membawa agenda politik tertentu.

"Demo semacam ini dianggap independen dan ideal, karena murni untuk perjuangkan nasib rakyat serta menolak segala bentuk intervensi pihak manapun," ujarnya.

Sebelumnya, Prabowo mengaku mengetahui pihak-pihak yang membayar demonstrasi. Ia juga mengingatkan pihak-pihak yang disebut berada di balik aksi tersebut.

"Saudara-saudara sekalian. Hati-hati, lho.

>>> Manchester City Pecahkan Rekor Transfer Inggris, Elliot Anderson Dibeli Rp2,8 Triliun

Saya kasih peringatan mereka-mereka itu. Saya tahu siapa yang bayar-bayar demo, gua tahu itu," kata Prabowo.