YouTube meluncurkan serangkaian pembaruan untuk platform video pendeknya, YouTube Shorts. Perubahan ini bertujuan meningkatkan interaksi pengguna dan menyempurnakan penyampaian konten.

Pembaruan ini didasarkan pada masukan pengguna selama lima tahun sejak fitur Shorts diluncurkan.

in1

>>> Google Finance Hadirkan Fitur AI untuk Lacak Portofolio dan Pasar Saham

Fokus utamanya adalah mengurangi kekacauan visual, memberikan kontrol pemutaran yang lebih baik, dan menyempurnakan algoritma rekomendasi.

Mode Layar Bersih dan Kontrol Pemutaran

Fitur Clear Screen mode memungkinkan pengguna menonton video tanpa elemen antarmuka yang mengganggu. Saat diaktifkan, semua overlay seperti teks dan ikon interaksi akan hilang sementara.

YouTube juga menambahkan kontrol kecepatan pemutaran hingga 2x, sehingga pengguna dapat menonton Shorts lebih cepat. Selain itu, tersedia opsi membisukan audio dengan mengetuk layar lalu memilih ikon mute.

>>> PKB Ingatkan Prabowo: Jangan Hanya Bahas Demo Dibayar, Dengarkan Aspirasi

Fitur Shorts Timer juga diperkenalkan, termasuk opsi untuk mengatur timer ke nol, memberikan kontrol lebih presisi atas sesi menonton.

Perubahan pada Umpan Balik dan Algoritma

YouTube mengubah sistem umpan balik di Shorts. Tombol dislike dihapus dan diganti dengan opsi "Tidak Tertarik" dan "Jangan Rekomendasikan Saluran Ini".

Menurut YouTube, data menunjukkan bahwa dislike sering kali ambigu, bisa berarti kritik teknis atau sekadar kurang minat. Dengan opsi baru, algoritma dapat dilatih lebih spesifik.

>>> Anies Baswedan Dihujat Netizen Usai Singgung Pilpres 2024, Disebut 'NPD Final Boss'

Ikon jempol ke atas juga diganti dengan ikon hati (❤️) sebagai bentuk umpan balik positif. Pengguna tetap dapat melaporkan video yang melanggar Pedoman Komunitas.