PKB Ingatkan Prabowo: Jangan Hanya Bahas Demo Dibayar, Dengarkan Aspirasi
Ketua DPP PKB Daniel Johan menanggapi pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang mengaku mengetahui pihak-pihak yang membiayai aksi demonstrasi.
Daniel meminta pemerintah lebih mengutamakan evaluasi terhadap kebijakan yang menuai penolakan masyarakat.
>>> Anies Baswedan Dihujat Netizen Usai Singgung Pilpres 2024, Disebut 'NPD Final Boss'
Menurut Daniel, penyampaian aspirasi melalui demonstrasi merupakan bagian dari kehidupan demokrasi.
Ia menilai sikap peduli masyarakat terhadap kondisi bangsa justru perlu dihargai.
"Aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui jalur konstitusional merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan demokrasi kita, yang dijamin oleh konstitusi, dan sebagai wujud rasa peduli atas kondisi bangsa," ujar Daniel.
"Yang bahaya ketika rakyat sudah tidak peduli terhadap kondisi bangsa.
Berbagai pandangan yang berkembang di tengah masyarakat, baik yang mendukung maupun yang mengkritisi kebijakan pemerintah, merupakan dinamika yang wajar dalam sistem demokrasi," tambahnya.
Daniel juga menyoroti dugaan adanya pihak yang menggerakkan demonstrasi. Menurutnya, isu tersebut perlu disikapi secara proporsional.
>>> Pengamat: Tuntutan Demo Mahasiswa Harus Berbasis Kajian, Bukan untuk Menggembosi Pemerintah
Ia mengatakan hal yang lebih penting adalah mendengarkan substansi tuntutan masyarakat. Aspirasi itu dinilai dapat menjadi bahan untuk menyempurnakan kebijakan pemerintah.
"Karena itu, yang lebih penting adalah mendengarkan substansi dari aspirasi yang disampaikan agar dapat menjadi bahan evaluasi dan penyempurnaan kebijakan.
Terkait dugaan adanya pihak-pihak yang menggerakkan demonstrasi, disikapi saja secara proporsional," tegas Daniel.
Daniel menegaskan pemerintah harus mengevaluasi kebijakan apabila mendapat penolakan luas. Ia menilai langkah tersebut lebih mendesak dibanding memperdebatkan pihak yang berada di balik demonstrasi.
"Yang lebih penting dan mendesak adalah evaluasi kebijakan.
Jika ada kebijakan yang menuai penolakan luas dari rakyat, maka tugas pemerintah adalah mendengar, mengevaluasi, dan memperbaiki kebijakan yang ada," katanya.
>>> Niat Baik Prabowo Sejahterakan Rakyat Lewat MBG dan Kopdes Dipertanyakan
Ia juga berharap momentum ini dimanfaatkan untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Menurutnya, dialog yang terbuka dapat meningkatkan kualitas kebijakan sekaligus memperkuat kepercayaan publik.
Update Terbaru
Khutbah Jumat 3 Juli 2026: Keutamaan Bulan Muharram dan Amalan yang Dianjurkan
Jumat / 26-06-2026, 13:29 WIB
Kode Meta Lock Juni 2026: Daftar Terbaru dan Cara Redeem
Jumat / 26-06-2026, 13:28 WIB
Aspek yang Dilaporkan dalam Laporan Observasi Berupa Deskripsi
Jumat / 26-06-2026, 13:28 WIB
Langkah Pertama Membuat Teks Laporan Hasil Observasi: Tentukan Tema
Jumat / 26-06-2026, 13:28 WIB
Libur Sekolah Tiba, Ajak Keluarga Staycation di Trans Hotel Jakarta
Jumat / 26-06-2026, 13:28 WIB
IHSG Ambles 2,73 Persen ke 5.835 Siang Ini, 593 Saham Terbakar
Jumat / 26-06-2026, 13:28 WIB
Klasemen Akhir Piala Dunia 2026: AS Tetap Puncaki Grup D Usai Dikalahkan Turki
Jumat / 26-06-2026, 13:28 WIB
Gerindra Sambut Baik Blusukan Jokowi: Tanda Kondisinya Sudah Sehat
Jumat / 26-06-2026, 13:28 WIB
Daftar Kode Solo Hunters Roblox Edisi Juni 2026
Jumat / 26-06-2026, 13:26 WIB
Sejarah Panjang LSD: Dari Penemuan Tak Sengaja hingga Dilarang WHO
Jumat / 26-06-2026, 13:25 WIB
Sinopsis Obsession: Mainan Pengabul Cinta Berujung Petaka, Tayang di Bioskop Indonesia
Jumat / 26-06-2026, 13:25 WIB
Programmer Film Korea Nam Jong-suk Dianugerahi Knight of French Arts and Letters
Jumat / 26-06-2026, 13:21 WIB
YouTuber Jerman Kalahkan Juara Bertahan di Festival Keju Gelinding Inggris
Jumat / 26-06-2026, 13:20 WIB
Bahlil Curiga Stok Batu Bara PLN Habis di Tengah Tahun, Ungkap Ada Kejanggalan
Jumat / 26-06-2026, 13:20 WIB






