Pegiat media sosial Bachrum Achmadi mengingatkan Presiden Prabowo Subianto agar proyek Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih tidak bernasib seperti dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurutnya, Kopdes Merah Putih berpotensi menjadi 'dapur fiktif' jilid II jika tidak diawasi dengan ketat.

in1

>>> Honda Jamin Rangka eSAF New Vario Evo 160 Aman, Garansi 5 Tahun

Kekhawatiran itu disampaikan Bachrum melalui akun X pribadinya, Jumat (26/6/2025).

"Bukan mustahil Koperasi Merah Putih ini akan berujung seperti kasus dapur SPPG. Asal dibangun yang penting anggarannya cair, bermanfaat atau tidak itu urusan belakangan.

Mohon ini jadi perhatian serius pak presiden @prabowo yth!" tulisnya.

Temuan 100 Titik Dapur Fiktif di Cilacap

Sebelumnya, tim investigasi bersama koordinator wilayah menemukan 100 titik dapur MBG di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah yang ternyata fiktif.

Plt Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, mengungkapkan bahwa dari lebih 300 titik yang terdaftar, seratus di antaranya tidak memiliki bangunan maupun fasilitas layak.

>>> Maxim Bebaskan Komisi untuk Mitra Driver Disabilitas

"Dari hasil rapat bersama tim investigasi dan koordinator wilayah, ada lebih dari 300 titik yang terdaftar.

Setelah didatangi kepala SPPG yang ditunjuk dari Badan Gizi Nasional (BGN), ternyata titik itu (100 titik) tidak ada bangunan apapun," katanya.

Ammy menambahkan, lokasi-lokasi fiktif tersebut tersebar di berbagai wilayah, bahkan ada yang tercatat berada di tengah hutan, persawahan, hingga kuburan.

Temuan ini memperkuat dugaan adanya praktik jual beli titik pendirian SPPG yang belakangan ramai diperbincangkan.

>>> Rekayasa Lalu Lintas Malam Puncak HUT ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ammy menegaskan, isu tersebut nyata dan harus segera dibenahi.