Alarm Bahaya Kopdes Merah Putih: Program Belum Beroperasi, Tiga Calon Manajer Meninggal
Wartawan senior Hersubeno Arief menilai alarm tanda bahaya dari program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih sudah berbunyi, meski koperasi tersebut belum beroperasi optimal untuk masyarakat.
"Belum satu Koperasi Desa Merah Putih yang benar-benar beroperasi. Belum ada satu pun koperasi yang membuktikan manfaatnya bagi masyarakat.
>>> Prabowo Disebut Tahu Dalang Demo Bayaran, Golkar Beri Pembelaan
Tetapi alarm tanda bahaya sudah berbunyi," ungkap Hersu dalam kanal YouTube Hersubeno Point, dikutip Jumat (26/6).
Tiga Calon Manajer Meninggal Usai Latihan Militer
Tanda bahaya pertama adalah meninggalnya tiga calon manajer Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih usai menjalani Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil).
"Tiga orang calon manajer Koperasi Desa Merah Putih meninggal dunia ketika mengikuti latihan dasar militer," ujar Hersu.
Kementerian Pertahanan RI telah mengonfirmasi secara resmi dan menyampaikan duka cita atas wafatnya tiga peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI).
“Kementerian Pertahanan menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya 3 peserta Program SPPI,” kata Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Kemhan RI, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait dalam keterangan tertulis, Kamis (25/6/2026).
>>> Manchester City Pecahkan Rekor Transfer Inggris, Elliot Anderson Dibeli Rp2,8 Triliun
Berdasarkan keterangan medis Kemhan, Anisa Muyassaroh meninggal pada 8 Juni 2026 akibat heat stroke dan henti jantung setelah latihan di Balikpapan.
Yonanda Muhammad Taufiq wafat pada 17 Juni 2026 setelah kondisi kesehatan menurun drastis saat pelatihan di Baturaja, Sumatera Selatan.
Novia Rahmadhani Sihotang meninggal pada 23 Juni 2026 di Rumah Sakit Angkatan Udara dr. Esnawan Antariksa dengan riwayat penyakit Tuberkulosis (TB) setelah latihan di Jakarta.
Polemik Impor Pikap Mahindra
Selain itu, muncul polemik impor ribuan kendaraan pikap Mahindra dari India untuk Kopdes Merah Putih.
Polemik ini menimbulkan pertanyaan publik terkait alasan memilih produk impor, kesiapan layanan purna jual, hingga laporan adanya unit yang mengalami gangguan setelah tiba di Indonesia.
>>> Vivo TWS 5 Pro Siap Meluncur, Bawa Chip DAC Hi-Fi dan Wi-Fi Direct
"Semua itu terjadi bahkan sebelum koperasinya itu mulai beroperasi atau belum mulai bekerja," tandas Hersu.
Update Terbaru
Avatar: The Last Airbender Season 2 Tayang di Netflix, Simak Sinopsis dan Cara Menontonnya
Jumat / 26-06-2026, 12:33 WIB
Kapan Pembaruan Fortnite Berikutnya? Ini Bocoran Kontennya
Jumat / 26-06-2026, 12:28 WIB
Insentif Kendaraan Listrik Juli 2026 Masih Dikaji, Tunggu Arahan Presiden
Jumat / 26-06-2026, 12:28 WIB
Netanyahu Disoraki Perwira Militer, Didesak Mundur dari Kursi PM
Jumat / 26-06-2026, 12:28 WIB
Kode Park Bunker di Map Verdansk dan Cara Membukanya
Jumat / 26-06-2026, 12:26 WIB
Hasil Piala Dunia 2026: Turki Bungkam AS Lewat Drama 5 Gol
Jumat / 26-06-2026, 12:25 WIB
Mengenal Curling Parenting, Benarkah Ini Pola Asuh Terbaik?
Jumat / 26-06-2026, 12:25 WIB
Cara Atasi Tidak Terdaftar DTSEN: Panduan Lengkap Perbaikan Data Bantuan Sosial
Jumat / 26-06-2026, 12:21 WIB
Polri Mutasi 1.121 Personel Pati dan Pamen, Termasuk Kapolda Aceh dan Papua Barat Daya
Jumat / 26-06-2026, 12:20 WIB
Daftar 20 Tim Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Jumat / 26-06-2026, 12:20 WIB
20 Negara dengan Populasi Ateis Terbesar, Didominasi Asia
Jumat / 26-06-2026, 12:16 WIB
WNI Ramai-Ramai Pindah ke Jepang Demi Kerja Jadi Sopir Bus
Jumat / 26-06-2026, 12:16 WIB






