Microsoft mengumumkan penyesuaian harga global untuk jajaran konsol Xbox yang akan berlaku mulai 1 Agustus 2026.

Langkah ini mencakup kenaikan harga eceran di berbagai model utama serta penghentian varian dengan kapasitas tertinggi.

in1

>>> OJK Cabut Izin Usaha BPR Ceper Permata Artha di Klaten, Dana Nasabah Dijamin LPS

Keputusan ini dipicu oleh lonjakan tajam biaya komponen di sektor elektronik konsumen.

Harga konsol Xbox akan naik US$100 untuk model 512 GB dan US$150 untuk model 1 TB.

Selain itu, Microsoft secara resmi menghentikan produksi model 2 TB.

Ini merupakan kenaikan harga kedua setelah Oktober 2025, saat harga konsol di AS naik antara US$20 hingga US$70.

Tekanan Biaya Produksi

Menurut Microsoft, perusahaan telah berupaya bekerja sama dengan pemasok untuk menghindari kenaikan lebih lanjut, namun tekanan ekonomi makro tidak dapat dihindari.

Harga penyimpanan dan memori konsol melonjak lebih dari 2,5 kali lipat, dan diproyeksikan akan berlipat ganda lagi pada musim gugur 2027.

Dampak krisis komponen ini sangat terasa di sektor gim karena konsol biasanya dijual dengan harga pokok atau bahkan rugi.

>>> Anies Baswedan Sindir Pemilih yang Tak Pilih Dirinya di Pilpres 2024

Berbeda dengan ponsel pintar atau PC, produsen konsol sangat rentan terhadap volatilitas rantai pasok.

Program Aksesibilitas Baru

Untuk meringankan dampak kenaikan harga, Microsoft meluncurkan beberapa program finansial dan ritel.

Pembelian konsol Xbox yang memenuhi syarat di Microsoft Store dapat dicicil tanpa bunga dalam jangka pendek melalui skema Buy Now, Pay Later (BNPL).

Microsoft juga menghadirkan pembiayaan 0% APR hingga 12 bulan di sejumlah mitra ritel.

Program trade-in memungkinkan pengguna menukar konsol bekas dengan uang tunai atau kredit toko, yang kemudian akan diperbarui dan dijual kembali sebagai unit "previously played" dengan harga lebih rendah.

Konsol Certified Refurbished tetap tersedia di Microsoft Store dengan diskon hingga US$100 dari harga eceran standar.

Jajaran Gim Mendatang

Meski harga berubah, Microsoft menegaskan Xbox Series S akan tetap menjadi opsi termurah bagi pemain yang ingin mengakses gim generasi terbaru.

>>> Pemprov DKI dan Bank Jakarta Raih Penghargaan di Cita Loka Fest 2026

Penyesuaian harga ini hadir menjelang perilisan sejumlah gim besar seperti Grand Theft Auto VI, Gears of War: E-Day, Call of Duty: Modern Warfare 4, Assassin's Creed Black Flag Resynced, Halo: Campaign Evolved, dan Madden NFL 27.