Bahlil Libatkan BIN dan Kejagung Bahas Stok Batu Bara PLN
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menggandeng sejumlah pihak untuk membahas persoalan kelistrikan yang terjadi beberapa waktu terakhir.
Pihak yang dilibatkan antara lain Kejaksaan Agung (Kejagung), Badan Intelijen Negara (BIN), DPR, dan Kementerian Sekretariat Negara.
>>> Bintang Love Island USA Alannah Keyser Dikeluarkan Usai Video Rasis Muncul
Salah satu topik utama yang dibahas adalah pasokan batu bara untuk pembangkit listrik PLN.
Menurut Bahlil, persoalan serupa juga pernah muncul pada tahun 2022.
"Kemarin saya rapat sama Jaksa Agung, Kepala BIN, pimpinan DPR, saya, Mensesneg, Seskab. Kita membedah ini, apa ini masalah sebenarnya PLN?
Karena, PLN ini tahun 2022 juga begini.
Bahkan 2022 itu sempat kita melarang ekspor batu bara," ujar Bahlil dalam acara Energy Forum CNBC Indonesia, Kamis (25/6).
Ia menerangkan kebutuhan batu bara pembangkit PLN mencapai sekitar 154 juta metrik ton per tahun.
Sementara itu, volume batu bara yang sudah dikontrak PLN sebelumnya mencapai 134 juta metrik ton dan kini meningkat menjadi sekitar 141 juta metrik ton.
Menurut Bahlil, kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan karena secara hitungan kebutuhan pasokan seharusnya masih mencukupi hingga akhir tahun.
"Artinya ini dari 1 Januari sampai dengan bulan Juni. Dari (kebutuhan batu bara) 154 juta (ton) kurang 141 juta itu kan berarti tinggal 13 juta.
>>> Steve-O Bicara soal Bam Margera dan Kembalinya ke 'Jackass'
Masa batu bara habis di bulan enam. Jujur-jujur aja nih berarti kan ada sesuatu," duganya.
Setelah dilakukan pemeriksaan, pemerintah menemukan persoalan bukan pada volume batu bara secara keseluruhan, melainkan pada ketersediaan batu bara kalori menengah di atas 5.000 yang dibutuhkan sebagai campuran bahan bakar pembangkit.
Update Terbaru
Cek Atensi Yapi 2026: Cara Mudah Mengetahui Status Bansos Anak Yatim dari Kemensos
Jumat / 26-06-2026, 10:15 WIB
Le Sserafim Kembali Tampil di BlizzCon 2026
Jumat / 26-06-2026, 10:15 WIB
Gempa Venezuela, AS Kirim 2 Kapal Perang dan Bantuan Rp2,6 Triliun
Jumat / 26-06-2026, 10:14 WIB
Bahlil Ungkap Penyebab Kenaikan Harga Gas Industri
Jumat / 26-06-2026, 10:14 WIB
Jejak Aparat di Pusaran Bisnis Narkoba: Dari Jual Barang Bukti hingga Jadi Kurir
Jumat / 26-06-2026, 10:14 WIB
8 Permainan Tradisional yang Bikin Anak Lupa Main Gadget
Jumat / 26-06-2026, 10:14 WIB
4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah, Baterai 7000 mAh hingga 5G
Jumat / 26-06-2026, 10:14 WIB
9 Kalimat yang Sering Diucapkan Orang Tidak Bahagia, Banyak yang Tak Sadar
Jumat / 26-06-2026, 10:11 WIB
Jepang Tahan Swedia 1-1, Samurai Biru Lolos Grup F Dampingi Belanda
Jumat / 26-06-2026, 10:10 WIB
Microsoft Naikkan Harga Xbox, Hentikan Model 2TB per Agustus 2026
Jumat / 26-06-2026, 10:10 WIB
OJK Cabut Izin Usaha BPR Ceper Permata Artha di Klaten, Dana Nasabah Dijamin LPS
Jumat / 26-06-2026, 10:08 WIB
Anies Baswedan Sindir Pemilih yang Tak Pilih Dirinya di Pilpres 2024
Jumat / 26-06-2026, 10:07 WIB
Pemprov DKI dan Bank Jakarta Raih Penghargaan di Cita Loka Fest 2026
Jumat / 26-06-2026, 10:07 WIB
Kopdes Merah Putih Dinilai Berpotensi Jadi 'Dapur Fiktif' Jilid II
Jumat / 26-06-2026, 10:07 WIB






