Sebuah studi terbaru mengungkapkan bahwa tekanan darah tinggi pada usia muda dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan ginjal di kemudian hari.

Temuan ini menekankan pentingnya menjaga tekanan darah sehat sejak dini, terutama bagi mereka yang berusia di bawah 40 tahun.

in1

>>> Shell Ciptakan Mobil Listrik Super Irit dengan Teknologi Pendingin Imersif

Risiko Hipertensi pada Usia Muda

Penelitian yang menganalisis data 291.887 orang dewasa dari Korea ini menemukan bahwa hipertensi yang menetap dari usia 30 hingga 40 tahun meningkatkan risiko penyakit jantung dan ginjal setelah usia 40 tahun.

Setiap peserta berusia 30 tahun antara 2002 dan 2004 dan menjalani pemeriksaan kesehatan rutin hingga usia 40 tahun.

Mereka tidak memiliki riwayat penyakit jantung atau ginjal sebelumnya.

Para peneliti menghitung tekanan darah kumulatif setiap peserta dan memantau mereka selama sekitar 10 tahun setelah usia 40 tahun.

>>> Prabowo Wanti-wanti Mentan: Ekspor Jalan Terus, Petani Jangan Rugi

Hasilnya, mereka yang tekanan darahnya tetap tinggi selama dekade tersebut memiliki risiko lebih besar terkena penyakit jantung dan ginjal.

Cara Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Mengadopsi gaya hidup sehat dapat membantu menurunkan tekanan darah dan mencegah komplikasi.

Langkah-langkah yang disarankan meliputi mengonsumsi makanan seimbang, mengelola stres, menjaga berat badan ideal, serta berhenti atau menghindari merokok.

>>> Jasad Wanita di Parkir Bandara Juanda Ternyata ASN Pemkab Bangkalan

Ahli kardiologi Cheng-Han Chen menegaskan bahwa tekanan darah tinggi merupakan faktor risiko signifikan untuk penyakit jantung dan ginjal.