Gelombang Panas Spanyol Tewaskan 212 Orang, Suhu Capai 43,7 Derajat
Gelombang panas ekstrem yang melanda Spanyol dalam beberapa hari terakhir telah menewaskan sedikitnya 212 orang.
Data dari sistem pemantauan kematian MoMo mencatat angka tersebut untuk periode Minggu (21/6) hingga Rabu (24/6) waktu setempat.
>>> Bahlil Ungkap Strategi Jaga Harga BBM Subsidi Tak Naik Meski Minyak Melonjak
MoMo membandingkan angka kematian harian di seluruh Spanyol dengan rata-rata historis untuk menghitung kematian terkait gelombang panas.
Badan cuaca nasional Spanyol, AEMET, mengeluarkan peringatan serius terkait kondisi ini.
AEMET memperingatkan adanya "bahaya serius, bahkan luar biasa" karena gelombang panas diperkirakan masih berlanjut.
Wilayah utara Spanyol diprediksi mengalami dampak paling parah dengan suhu mencapai 42 derajat Celsius.
Kondisi diperburuk oleh rendahnya penggunaan pendingin udara di kawasan tersebut.
Data portal properti Idealista menunjukkan hanya 1 hingga 9 persen rumah di wilayah utara yang memiliki pendingin udara, jauh di bawah rata-rata nasional 41 persen.
Gelombang panas yang dimulai sejak Minggu (21/6) juga memecahkan sejumlah rekor suhu.
>>> Semen Magnetik Ciptaan Pemuda 29 Tahun Siap Ubah Industri Konstruksi
Wilayah Cantabria mencatat suhu tertinggi sepanjang sejarah sebesar 43,7 derajat Celsius.
Rekor suhu malam hari juga tercatat di Kota Zamora dan Provinsi Almeria.
Menteri Kesehatan Spanyol Monica Garcia mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.
"Hal yang paling penting adalah air, tempat berteduh, dan ruangan yang sejuk. Jika Anda merasa lelah, sakit kepala, mual, atau kram, bisa jadi Anda mengalami heatstroke," kata Garcia.
Ia menegaskan bahwa suhu panas bisa mematikan dan perubahan iklim juga mematikan.
Garcia juga mengimbau masyarakat yang memiliki pendingin udara untuk membantu kerabat atau tetangga yang membutuhkan.
Sebelumnya, Kementerian Kesehatan Spanyol melaporkan 101 kematian akibat suhu panas selama Mei 2026, menjadi rekor tertinggi untuk bulan Mei.
Update Terbaru
Model Ella Halikas Bela 'Love Island USA' Star Melanie Moreno dari Hujatan Body Image
Jumat / 26-06-2026, 08:11 WIB
Ekuador Gebuk Jerman, Pantai Gading Gilas Curacao di Piala Dunia 2026
Jumat / 26-06-2026, 08:10 WIB
5 Manfaat Jadi Pendukung Tim Sepak Bola, Bikin Sehat Jiwa Raga
Jumat / 26-06-2026, 08:10 WIB
Mobil Tabrak Kerumunan Suporter Piala Dunia di Meksiko, 17 Terluka
Jumat / 26-06-2026, 08:07 WIB
Benson Boone dan Alix Earle Berciuman di Video Musik Baru, Spekulasi Kencan Makin Kencang
Jumat / 26-06-2026, 08:07 WIB
Netflix Lebih Andalkan Wajah Baru daripada Bintang Ternama
Jumat / 26-06-2026, 08:07 WIB
Belanda Unggul 2-0 atas Tunisia di Babak Pertama Berkat Gol Cepat
Jumat / 26-06-2026, 08:07 WIB
Rupiah Tembus Rp18.009 per Dolar AS di Pasar Valas Pagi Ini
Jumat / 26-06-2026, 08:07 WIB
Babak Pertama Jepang vs Swedia Berakhir Imbang 0-0
Jumat / 26-06-2026, 08:07 WIB
Fakta Terkini Gempa Dahsyat Venezuela: 188 Tewas, 971 Luka
Jumat / 26-06-2026, 08:07 WIB
Lamborghini Siap Luncurkan Urus Performante Terbaru pada 1 Juli
Jumat / 26-06-2026, 08:06 WIB
Ratusan Calon Maba Kampus Negeri di Jateng Mundur, Ini Penjelasannya
Jumat / 26-06-2026, 08:05 WIB
Link Live Streaming Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026
Jumat / 26-06-2026, 08:05 WIB
Bahlil: CNG Pengganti LPG 3 Kg Mulai Diproduksi Juli 2026
Jumat / 26-06-2026, 08:00 WIB






