Agen intelijen Israel, Mossad, diklaim hampir membunuh salah satu mediator Amerika Serikat dan Iran dari Pakistan, Kepala Angkatan Darat Asim Munir, saat negosiasi di Swiss.

Klaim itu disampaikan jurnalis dan analis Brasil, Pepe Escobar. Ia mengatakan Pakistan berhasil menggagalkan rencana Mossad tersebut.

in1

>>> Bintang Alice in Borderland Diserahkan ke Jaksa atas Dugaan Kekerasan

Escobar menyampaikan hal itu dalam percakapan dengan pengusaha dan komentator politik Lebanon-Australia, Mario Nawfal, melalui akun X-nya, dikutip dari NDTV.

Menurut Escobar, rencana itu tidak hanya menargetkan Asim Munir, tetapi juga kemungkinan anggota delegasi Pakistan lain yang menghadiri pembicaraan.

Ia menyebut intelijen Pakistan segera bertindak setelah mendapatkan informasi yang digambarkannya sebagai "sangat kredibel" tentang rencana pembunuhan itu.

Pakistan kemudian mengirimkan peringatan kepada Israel melalui kanal diplomatik. "Jika kalian menyentuh delegasi kami, kami akan menghapus kalian dari peta," kata Escobar mengutip sumbernya.

>>> Turki Kalahkan AS 3-2 Meski Sudah Tersingkir dari Piala Dunia 2026

Pernyataan itu muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Israel dan Pakistan.

Bantahan Pakistan

Sementara itu, pejabat Pakistan membantah klaim yang disampaikan jurnalis Brasil tersebut, dikutip dari ABNA.

Mereka menyatakan klaim Escobar tentang dugaan rencana Mossad membunuh Asim Munir sama sekali tidak berdasar.

>>> Datangi Rumah Jungkook BTS 22 Kali, Wanita Brasil Divonis Penjara

Para pejabat Pakistan sepenuhnya menolak klaim ini dan menganggapnya tidak memiliki dasar faktual.