Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Selasa (7/7). Indeks turun 11,03 poin atau 0,19 persen ke level 5.905.

Berdasarkan data RTI Business pukul 09.10 WIB, IHSG sempat dibuka menguat di 5.933. Indeks bergerak fluktuatif dengan level terendah 5.898 dan tertinggi 5.943.

>>> Rupiah Bangkit Tipis ke Level Rp17.992 per Dolar AS Pagi Ini

Pada pembukaan, sebanyak 239 saham menguat, 239 melemah, dan 223 stagnan. Kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp10.366,24 triliun.

Volume perdagangan mencapai 2,1 miliar saham dengan nilai transaksi Rp1,07 triliun. Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 171.568 kali.

Proyeksi Analis

Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG masih rawan melanjutkan koreksi. Namun, peluang pembalikan arah tetap terbuka.

"Kami memperkirakan IHSG berpotensi terkoreksi ke kisaran 5.472-5.540. Namun, tetap cermati skenario alternatif yang mengindikasikan awal fase penguatan," ujar Herditya dalam riset hariannya.

Ia memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 5.486 dan 5.317, serta resistance 6.007 dan 6.286.

>>> Viral Penghulu di Jaksel Pimpin Akad Nikah Pakai 3 Bahasa

Herditya merekomendasikan saham BBRI, MDKA, TINS, dan XCEG.

Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memperkirakan indeks saham masih berpeluang melanjutkan penguatan. Tren naik dinilai masih terjaga.

"IHSG berpotensi menguji target kenaikan di level 5.985. Sementara itu, level 5.739 menjadi support yang perlu dicermati," ujar Ivan.

Ia memprediksi IHSG bergerak di level support 5.739, 5.607, 5.472, dan 5.314.

>>> Profil Dr. Fauzan Adziman Ayah Azka Hafizh Adziman Peserta Clash of Champions Season 3 lengkap: Umur, Agama dan Akun Instagram

Resistance diproyeksikan di 5.983, 6.083, 6.256, 6.545, dan 6.835. Ivan merekomendasikan saham ADRO, BBNI, CPIN, EMTK, dan ICBP.