Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi melemah pada perdagangan Selasa (7/7). Analis memperkirakan indeks masih rawan melanjutkan koreksi.

Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana mengatakan IHSG berpotensi terkoreksi ke kisaran 5.472-5.540. Namun, peluang pembalikan arah tetap terbuka.

>>> Brewers Hadapi Cardinals di Seri Lima Pertandingan Krusial

Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 5.486 dan 5.317, serta resistance 6.007 dan 6.286.

Ia merekomendasikan saham BBRI, MDKA, TINS, dan XCEG.

Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova melihat indeks masih berpeluang menguat. IHSG berpotensi menguji target kenaikan di level 5.985.

>>> Dubes RI di Iran Tak Dapat Akses ke Area Persemayaman Khamenei, Ini Alasannya

Ivan memprediksi support IHSG di level 5.739, 5.607, 5.472, dan 5.314.

Resistance berada di 5.983, 6.083, 6.256, 6.545, dan 6.835.

Ia merekomendasikan saham ADRO, BBNI, CPIN, EMTK, dan ICBP. IHSG ditutup di level 5.916 pada perdagangan Senin (6/7), menguat 0,69 persen.

>>> Reaksi Netizen Kala Ronaldo Menangis usai Portugal Tersingkir

Investor melakukan transaksi sebesar Rp9,43 triliun dengan volume 19,77 miliar saham. Sebanyak 386 saham menguat, 242 terkoreksi, dan 155 stagnan.