Presiden RI Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Perdana Menteri India Narendra Modi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (7/7).

Iring-iringan kendaraan yang membawa Modi memasuki kawasan Istana Kepresidenan sekitar pukul 10.22 WIB.

>>> iCAR V27 Akan Melantai di GIIAS 2026

Sebanyak 120 pasukan berkuda, terdiri dari 80 pasukan di depan dan 40 pasukan di belakang kendaraan VIP Modi, mengawal rombongan.

Pengawalan juga diperkuat 17 pasukan motoris hingga rombongan memasuki halaman Istana Merdeka.

Mobil yang membawa Modi tiba setelah berkeliling kawasan Monumen Nasional (Monas) sebelum memasuki halaman Istana Merdeka.

Setibanya di lokasi, Modi disambut langsung oleh Prabowo. Kedua pemimpin kemudian berpelukan sebelum mengikuti rangkaian upacara penyambutan kenegaraan.

Prosesi penyambutan dimeriahkan oleh 1.300 siswa sekolah dasar yang mengibarkan bendera Indonesia dan India.

Sebanyak 300 anak berada di dalam kawasan Istana Merdeka dan 1.000 anak di sepanjang jalur penyambutan di luar kompleks istana.

Penyambutan juga dimeriahkan penampilan Tari Kreasi Betawi 'Kemilau Jakarta' sebagai simbol keramahan dan kekayaan budaya Indonesia.

Upacara kenegaraan dimulai dengan dikumandangkannya lagu kebangsaan Indonesia dan India yang diiringi 21 dentuman meriam sebagai penghormatan kepada kepala pemerintahan India.

Setelah itu, Prabowo dan Modi melakukan inspeksi pasukan kehormatan.

Selanjutnya, kedua pemimpin memperkenalkan anggota delegasi masing-masing sebelum memasuki Istana Merdeka untuk menggelar pertemuan bilateral.

>>> 200 Nama PUBG Keren, Unik, dan Aesthetic, Langsung Salin

Tampak mendampingi Prabowo dalam penyambutan antara lain Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, dan Menteri Luar Negeri Sugiono.

Ada pula Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.