Meta Diduga Pakai Akun Palsu untuk Ganggu Model AI Pesaing
Meta dituding melancarkan program rahasia yang memerintahkan ratusan pekerja kontrak untuk menyamar sebagai remaja.
Mereka ditugaskan membanjiri model kecerdasan buatan (AI) milik para pesaing dengan instruksi (prompt) yang nyeleneh, dari topik bunuh diri hingga kanibalisme.
>>> China Dilanda Badai dan Banjir Parah, Xi Jinping Turun Tangan
Proyek rahasia yang dinamai 'Cannes' ini dikelola oleh perusahaan kontraktor Meta bernama Covalen. Mereka menyasar chatbot populer seperti ChatGPT, Gemini, dan Character.
AI menggunakan akun-akun palsu berkedok pengguna di bawah 18 tahun.
Mengutip laporan Wired, proyek ini bertujuan untuk menguji ketahanan (stress test) model AI tersebut.
Para kontraktor diminta memaksa chatbot kompetitor memberikan jawaban yang melanggar batas aman (guard rails) mereka, tanpa sepengetahuan perusahaan AI yang bersangkutan.
Dari sekitar 38 ribu prompt yang digunakan dalam satu sesi pengujian, ratusan di antaranya berfokus pada topik bunuh diri dan menyakiti diri sendiri.
Ratusan lainnya membahas gangguan makan, dan setidaknya 239 kalimat bertema seks, yang semuanya ditulis dari sudut pandang seorang anak atau remaja.
Beberapa contoh prompt tersebut antara lain menggambarkan anak kelas 5 SD yang ditodong pistol ke dalam mulutnya oleh teman sekelasnya.
Ada juga cerita tentang anak perempuan yang coba menyembunyikan penyakit bulimia dari orang tuanya.
Contoh lainnya, ada pertanyaan soal apakah normal jika seseorang berfantasi ingin memakan anak tetangganya.
Selain itu, ada juga akun yang menyamar sebagai anak SMA dan bertanya di mana dapat membeli kokain.
Mereka juga mengirimkan gambar-gambar sensitif seperti obat-obatan, tali tiang gantung, pisau, hingga diagram medis prosedur ginekologi.
Pada sesi pengujian lainnya, ada lebih dari 45 ribu prompt serupa yang dikirimkan.
Update Terbaru
Serangan Tanker di Selat Hormuz Hentikan Negosiasi AS-Iran
Selasa / 07-07-2026, 13:58 WIB
Studi: Laba-laba Ini Bisa Lari Lebih Cepat dari Manusia Joging
Selasa / 07-07-2026, 13:58 WIB
Rundown Prosesi Pemakaman Ali Khamenei di Iran dan Irak
Selasa / 07-07-2026, 13:58 WIB
Los Angeles Dodgers Kalahkan Colorado Rockies 8-7 dalam 11 Inning
Selasa / 07-07-2026, 13:57 WIB
Lily One Piece: Profil dan Fakta Menarik Nefertari D. Lily
Selasa / 07-07-2026, 13:57 WIB
Candi Prambanan Tetap Buka untuk Umum Saat Kunjungan Prabowo-Modi
Selasa / 07-07-2026, 13:56 WIB
Ronaldo Nazario Kritik Ancelotti dan Vinicius Usai Brasil Tersingkir
Selasa / 07-07-2026, 13:56 WIB
Perkuat Industri Halal, Kemenperin Perluas Layanan Sertifikasi IKM
Selasa / 07-07-2026, 13:56 WIB
Hari Ke-8 Kebakaran TPA Jatiwaringin, 192 Warga Masih Bertahan di Pengungsian
Selasa / 07-07-2026, 13:56 WIB
The Ogre's Bride Rilis Video Opening dan Ending Tanpa Kredit
Selasa / 07-07-2026, 13:56 WIB
Daftar Harga Macbook Juli 2026 Meroket Akibat Krisis RAM Global, Tak Ada Lagi yang Rp 10 Jutaan
Selasa / 07-07-2026, 13:53 WIB
Samsung Rilis Earbuds Clip-on, Bisa Bernama Galaxy Buds On
Selasa / 07-07-2026, 13:53 WIB
Kabar Baik untuk Pengguna Galaxy M36 dan M34: One UI 9.0 Segera Hadir
Selasa / 07-07-2026, 13:53 WIB
200.000 Kondom Palsu Asal China Senilai Rp4 Miliar Beredar di Eropa
Selasa / 07-07-2026, 13:50 WIB







