Kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, masih berlangsung hingga hari kedelapan pada Selasa (7/7).

Sebanyak 192 warga terdampak masih bertahan di posko pengungsian yang disediakan pemerintah.

>>> The Ogre's Bride Rilis Video Opening dan Ending Tanpa Kredit

Kepulan asap tebal masih terlihat membumbung dari area timbunan sampah dan terbawa angin ke permukiman sekitar. Kobaran api tampak di sisi barat kawasan TPA.

Upaya pemadaman dilakukan melalui jalur darat dan udara.

Puluhan personel pemadam kebakaran dan tim Manggala Agni berjibaku dari darat, sementara dua helikopter water bombing menyiram titik api yang sulit dijangkau.

Akses menuju lokasi TPA masih ditutup untuk masyarakat umum selama penanganan berlangsung.

Pengungsi Tersebar di Dua Lokasi

Posko pengungsian berada di Kantor Desa Tanjakan Mekar dan Kantor Desa Rajeg Mulya, Kecamatan Rajeg. Para pengungsi terdiri dari anak-anak hingga lansia.

>>> Samsung Rilis Earbuds Clip-on, Bisa Bernama Galaxy Buds On

Dapur umum Kementerian Sosial terus beroperasi untuk memenuhi kebutuhan konsumsi mereka.

Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menyatakan bahwa 192 warga masih mengungsi di dua lokasi tersebut.

"Saat ini, masih ada 192 pengungsi di tempat pengungsian yang sudah disiapkan oleh Pemerintah Tangerang," ujarnya saat meninjau lokasi kebakaran.

Petugas gabungan terus melakukan pemadaman. Hengki menyebut sekitar 600 personel dari berbagai instansi dikerahkan.

"Kurang lebih 600 orang dikerahkan di sini. Bahu-membahu koordinasi kolaborasi, untuk memadamkan kebakaran di TPA Jatiwaringin ini," tuturnya.

>>> Kabar Baik untuk Pengguna Galaxy M36 dan M34: One UI 9.0 Segera Hadir

Kebakaran TPA Jatiwaringin terjadi sejak Selasa (30/6) pekan lalu. Hingga hari kedelapan, petugas masih berupaya memadamkan sisa titik api agar kebakaran tidak meluas kembali.