Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pesan tegas kepada pemimpin Singapura bahwa kemakmuran tidak akan pernah terwujud tanpa perdamaian dan stabilitas.

Pernyataan itu disampaikan usai pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong di Istana Kepresidenan Jakarta.

>>> Industri Halal Jadi Andalan, Kemenperin Incar Pasar Global USD 3,56 Triliun

Menurut Prabowo, Indonesia dan Singapura telah mencapai komitmen bersama untuk menjaga stabilitas dan perdamaian di kawasan Asia Tenggara.

Ia menegaskan bahwa kedua negara memiliki kepentingan yang sama sebagai negara bertetangga.

Stabilitas Kunci Kemakmuran Bersama

"Indonesia dan Singapura sudah menjadi mitra dekat, mengingat kita memiliki kepentingan bersama dan berada di kawasan yang sama," ujar Prabowo, dikutip Selasa (7/7).

Ia menambahkan bahwa stabilitas dan kemakmuran merupakan kepentingan bersama yang harus terus diperjuangkan.

"Kemakmuran tidak akan pernah datang tanpa perdamaian dan stabilitas. Dan perdamaian dan stabilitas adalah suatu upaya yang terus menerus harus kita lakukan tanpa istirahat," jelasnya.

>>> Era Pesta Pora Anggaran MBG Berakhir, Pemangkasan Capai Ratusan Triliun

Prabowo menekankan bahwa menjaga stabilitas kawasan bukanlah pekerjaan yang selesai dalam waktu singkat, melainkan harus dilakukan secara konsisten oleh seluruh pihak.

Oleh karena itu, Indonesia dan Singapura sepakat terus menjaga kepentingan bersama melalui kerja sama yang saling menguntungkan.

26 Capaian Konkret Hasil Pertemuan

Pertemuan bilateral tersebut menghasilkan 26 capaian konkret, terdiri dari 18 kesepakatan antarpemerintah dan delapan kerja sama antarpelaku usaha.

Menurut Prabowo, seluruh kesepakatan itu menjadi bukti bahwa hubungan Indonesia dan Singapura terus berkembang semakin erat di berbagai sektor strategis.

>>> Tunangan Ronaldo Beri Hadiah untuk Istri Messi, Jadi Sorotan Saat Piala Dunia

"Capaian ini mencerminkan semakin luas dan mendalam kerja sama kita," pungkas Prabowo.