TNI Bantah Narasi Koperasi Merah Putih di Lampung Berada di Bukit
Kodam XXI/Radin Inten membantah narasi yang menyebut lokasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Pekon Sidokaton, Kabupaten Tanggamus, Lampung, berada di perbukitan.
Kepala Penerangan Kodam XXI/Radin Inten Letkol Inf Ranoviandy Chairul mengatakan proses pembangunan gedung koperasi telah melalui musyawarah desa.
>>> Indonesia Belajar ke AS, Perkuat Ekosistem Olahraga
"Pembangunan gedung Koperasi Merah Putih bukan merupakan keputusan sepihak kepala pekon maupun pengurus koperasi, melainkan telah melalui mekanisme Musyawarah Desa (Musdes).
Seluruh tahapan pembangunan juga telah dilengkapi berita acara sebagai dasar legalitas," kata Ranoviandy di Bandarlampung, Selasa (7/7).
Ia memastikan, berdasarkan pengecekan di lapangan, lokasi koperasi tersebut berada di tengah permukiman warga Pekon Sidokaton, Kecamatan Gisting.
Menurut Ranoviandy, lokasi tersebut dipilih berdasarkan kesepakatan masyarakat untuk memanfaatkan aset desa guna menunjang kegiatan ekonomi warga.
"Video yang beredar di media sosial hanya menampilkan sudut tertentu sehingga memunculkan persepsi berbeda dari kondisi sebenarnya," ujarnya.
Ranoviandy menyebut video itu sengaja dibingkai dari sudut pandang ekstrem oleh pembuat konten demi mencari jumlah tayangan dan engagement, tanpa memikirkan dampak opini publik terhadap program pembangunan di daerah.
>>> Changan Deepal S05 Masih Diimpor dari Thailand, Tunggu Pabrik Lokal
"Saat ini bangunan Koperasi Merah Putih di lokasi tersebut telah selesai 100 persen dan siap dioperasikan sesuai peruntukannya," katanya.
Kepala Pekon Sidokaton Indrio Basuki juga mengklarifikasi bahwa narasi yang menyebut koperasi berada di bawah Gunung Tanggamus tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.
"Kami mau mengklarifikasi bahwa video yang beredar di TikTok bahwa pembangunan Kopdes Merah Putih yang ada di Pekon Sidokaton itu di bawah Gunung Tanggamus itu tidak benar.
Bahwasanya pembangunan Kopdes yang ada di Pekon Sidokaton itu berada di tengah pemukiman masyarakat Pekon Sidokaton," katanya.
Ia menjelaskan pembangunan koperasi telah disepakati melalui musyawarah yang melibatkan masyarakat, Badan Himpun Pemekonan (BHP), kepala dusun, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.
>>> Alasan Pelabuhan Sirik dan Pulau Qeshm Jadi Target Serangan Baru AS
Sebelumnya, viral di media sosial video yang memperlihatkan bangunan KDKMP di Pekon Sidokaton dengan latar perbukitan, sehingga memicu beragam komentar warganet.
Update Terbaru
IHSG Dibuka Melemah, 195 Saham Berada di Zona Merah
Rabu / 08-07-2026, 09:33 WIB
Kisah Ibu 3 Anak Jalani Mommy Makeover, Niat Kembali 'Gadis' Berakhir Tragis
Rabu / 08-07-2026, 09:33 WIB
Samsung dan Qualcomm Beri Kode, Galaxy Z Fold8 Pakai Chip 'For Galaxy'
Rabu / 08-07-2026, 09:33 WIB
Yoroi-Shinden Samurai Troopers Bagian 2 Umumkan Pengisi Suara Hina Suguta
Rabu / 08-07-2026, 09:28 WIB
Kuasa Hukum Karmelo Anthony Ajukan Banding Atas Vonis 35 Tahun Penjara
Rabu / 08-07-2026, 09:28 WIB
Serangan Rusia Lukai Belasan Orang di Ukraina, Kyiv Targetkan Kapal Tanker
Rabu / 08-07-2026, 09:28 WIB
Harga Emas Antam dan UBS Hari Ini 8 Juli 2026 Turun Tipis
Rabu / 08-07-2026, 09:24 WIB
Mustika Ratu Cetak Dua Rekor MURI di Jakarta Fair 2026
Rabu / 08-07-2026, 09:23 WIB
Hitung Mundur Peluncuran Pixel 11 Resmi Dimulai
Rabu / 08-07-2026, 09:23 WIB
6 Jurusan Favorit Jalur Mandiri Tulis dan Kemitraan UNAIR 2026
Rabu / 08-07-2026, 09:23 WIB
11 Contoh Soal Jangkauan beserta Pembahasannya untuk Latihan
Rabu / 08-07-2026, 09:23 WIB
Pelatih Mesir Tuding FIFA Ingin Messi Bertahan di Piala Dunia 2026
Rabu / 08-07-2026, 09:23 WIB
Swiss Kalahkan Kolombia Lewat Adu Penalti, Tantang Argentina di Perempat Final
Rabu / 08-07-2026, 09:22 WIB
Djokovic dan Sinner Lolos ke Semifinal Wimbledon 2026
Rabu / 08-07-2026, 09:07 WIB







