Kelurahan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, memfasilitasi pengumpulan minyak jelantah dari pelaku usaha kuliner dan masyarakat melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Langkah ini merupakan upaya mendukung pelestarian lingkungan dan pengelolaan sampah dari sumbernya.

>>> Unilever Global Bangun Global Hub di KEK Sei Mangkei, Groundbreaking Agustus

Lurah Pasar Minggu Meilita mengatakan pihaknya memberikan edukasi dan berkolaborasi dengan masyarakat untuk menyelesaikan permasalahan sampah langsung dari sumbernya, termasuk minyak jelantah.

Minyak jelantah yang dihasilkan pelaku usaha kuliner di wilayah Pasar Minggu difasilitasi pengelolaannya melalui Koperasi Kelurahan Merah Putih Pasar Minggu.

Saat ini, koperasi tersebut aktif menjadi ruang penampungan minyak jelantah yang berasal dari 12 bank sampah di 10 RW, pelaku usaha kuliner, dan warga yang datang langsung.

>>> Samsung Perkirakan Laba Q2 2026 Capai Rp 58,56 Miliar

Selain itu, koperasi juga menyediakan layanan jasa seperti servis pendingin ruangan (AC), pengurusan perizinan usaha, dan layanan administrasi lainnya.

Meilita menjelaskan koperasi tersebut saat ini belum bergerak di sektor perdagangan barang dan masih berfokus pada pengembangan sektor jasa yang dibutuhkan masyarakat.

>>> Belgia Pesta Gol 4-1 ke Perempat Final Piala Dunia 2026, De Ketelaere Brace

Ia berharap sinergi antara pemerintah kelurahan, koperasi, dan masyarakat terus diperkuat untuk mendukung pelestarian lingkungan dan meningkatkan pelayanan kepada warga.