Bangunan Koperasi Desa Merah Putih di Desa Gunungmasigit, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, menjadi viral di media sosial.

Dalam unggahan tersebut, koperasi digambarkan berdiri di tengah hutan tanpa akses yang memadai.

>>> 7 WAGs Piala Dunia 2026 yang Kaya Raya, Ada Aktris Hingga CEO

Pemerintah Desa Gunungmasigit membantah narasi tersebut.

Kepala Desa Gunungmasigit, Tarkopa, menegaskan lokasi koperasi bukan di tengah hutan, melainkan di area parkir objek wisata Stone Garden dan Indiana Camp yang masih mudah dijangkau kendaraan.

"Posisinya di atas gunung, sebenarnya tidak. Tapi, di bawah Gunung Masigit, di lapang parkir Stone Garden.

Pembangunan itu tidak mengganggu lapang parkir karena memang diatur jangan sampai posisinya ada di tengah-tengah.

Ke permukiman juga tidak terlalu jauh," ujar Tarkopa saat ditemui, Senin (6/7/2026).

Ia menjelaskan, lokasi koperasi hanya berjarak sekitar 500 meter dari Jalan Raya Padalarang-Cianjur dan sekitar 100 meter dari kawasan permukiman warga.

Menurutnya, anggapan bahwa koperasi berdiri di lokasi terpencil tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Proses Seleksi Lokasi

Tarkopa mengungkapkan penentuan lokasi pembangunan dilakukan melalui proses seleksi yang melibatkan lima bidang tanah carik desa.

Seluruh lokasi kemudian disurvei oleh PT Agrinas Pangan Nusantara sebagai pelaksana pembangunan program Koperasi Merah Putih.

Lima lokasi yang diajukan meliputi kawasan Stone Garden, Liung Gunung, Cigintung, Cihalimun, dan Cicalada.

Setelah dilakukan penilaian terhadap akses, kondisi lahan, dan potensi pengembangan, lokasi Stone Garden dinilai paling memenuhi syarat.

>>> Penampilan Tangan Jun Ji Hyun Jadi Sorotan, Disebut Ungkap Usia Asli

"Saya tunjukkan ada beberapa titik carik desa. Di antaranya Stone Garden di RW 9 Girimulya, kemudian Liung Gunung, Cigintung, Cihalimun, dan Cicalada.