Setelah dilakukan pengecekan oleh PT Agrinas, yang dianggap paling ideal ya lokasi di Stone Garden," jelas Tarkopa.

Menurutnya, pemerintah desa hanya mengusulkan sejumlah lahan yang tersedia. Keputusan akhir mengenai lokasi pembangunan sepenuhnya ditentukan oleh PT Agrinas setelah melakukan survei lapangan.

"Jadi pemerintah desa hanya sampai ke situ. Secara jujur itu tidak di atas gunung.

Di bawah, di antara Gunung Masigit dan Stone Garden," katanya.

Saat ini pembangunan Koperasi Merah Putih berukuran 20 x 30 meter tersebut telah mencapai sekitar 90 persen.

Pekerjaan yang masih berlangsung meliputi pemasangan rolling door dan penataan furnitur sebelum koperasi mulai beroperasi.

Ke depan, koperasi diharapkan tidak hanya menjadi pusat distribusi kebutuhan pokok masyarakat, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi di kawasan wisata Stone Garden.

Koperasi nantinya akan menyuplai kebutuhan warung-warung wisata, menampung hasil pertanian warga, hingga mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Gunungmasigit.

"Harapan saya nanti bisa berkolaborasi dengan Pokdarwis Stone Garden. Warung-warung di kawasan wisata bisa disuplai oleh koperasi desa," ujar Tarkopa.

>>> Kapal Kontainer Terbesar Prancis Berbahan Bakar LNG Sandar di Le Havre

"Kemudian koperasi juga bisa mengangkat ketahanan pangan masyarakat dan ke depan menyuplai kebutuhan MBG di Desa Gunungmasigit," tandasnya.