CMA CGM Notre Dame, kapal kontainer terbesar yang saat ini berlayar di bawah bendera Prancis, telah tiba di Le Havre pada pelayaran perdananya dari Shanghai.

Kapal sepanjang 1.312 kaki, lebar 203 kaki, dan tinggi 246 kaki ini mampu mengangkut hingga 24.212 kontainer standar.

>>> Belgium Hadapi Amerika Serikat di Seattle dengan Susunan Pemain Kejutan

Ukuran raksasa ini menunjukkan arah perdagangan global: lebih sedikit kapal namun lebih besar, dengan navigasi cerdas dan bahan bakar yang lebih bersih.

Tenaga LNG: Lebih Bersih, Namun Belum Sempurna

CMA CGM memposisikan Notre Dame sebagai bagian dari generasi kapal rendah emisi, dengan propulsi LNG, sistem kaca depan aerodinamis, manajemen energi cerdas, dan sistem daya untuk kontainer berpendingin.

LNG dapat mengurangi sulfur oksida dan partikel halus secara tajam, yang penting bagi kualitas udara di sekitar pelabuhan.

Namun, metana yang bocor sebelum atau selama pembakaran dapat menjadi masalah gas rumah kaca yang serius.

International Council on Clean Transportation memperingatkan bahwa agar LNG terbarukan berperan besar dalam iklim, kebocoran metana dari mesin harus hampir dihilangkan dan kebocoran di hulu harus dikurangi drastis.

Teknologi Digital dan Kecerdasan Buatan di Anjungan

Notre Dame dilengkapi anjungan digital penuh dengan alat realitas tertambah, prediksi lintasan, dan visualisasi 360° untuk membantu awak bermanuver dengan aman.

Kecerdasan buatan juga membantu mengoptimalkan rute, kecepatan, dan penggunaan energi.

Pusat armada CMA CGM di Marseille, Miami, dan Singapura memantau operasi dan mendukung pengambilan keputusan.

Notre Dame adalah yang pertama dari 10 kapal bertenaga LNG besar yang akan didaftarkan CMA CGM di bawah bendera Prancis.