Tim nasional Belgia memulai laga babak 16 besar melawan tuan rumah Amerika Serikat di Lumen Field, Seattle, pada Senin malam dengan susunan pemain awal yang sangat tidak terduga.

Manajer Rudi Garcia mengubah strateginya dengan menempatkan pemain kunci Kevin De Bruyne, Romelu Lukaku, dan Jeremy Doku di bangku cadangan.

>>> AS Cabut Pembatasan Model AI Canggih Anthropic, Claude Mythos 5 dan Fable 5 Kembali Online

Sebagai gantinya, Garcia memilih trio penyerang Leandro Trossard, Dodi Lukebakio, dan Charles De Ketelaere untuk mengisi lini depan.

Belgia langsung menekan pertahanan Amerika Serikat di menit-menit awal. Tembakan Trossard dan Youri Tielemans berhasil diblok, sebelum Timothy Castagne memaksa kiper AS Drake Freese melakukan penyelamatan.

Di kubu Amerika Serikat, manajer Mauricio Pochettino memasukkan penyerang Folarin Balogun dalam starting eleven bersama Christian Pulisic. Balogun menjadi pusat perhatian global dalam 48 jam terakhir.

Sebelum pertandingan, skuad Belgia menerima panggilan dukungan dari Raja Philippe.

Para penggemar berkumpul di fan village setempat untuk menunjukkan solidaritas setelah periode 24 jam yang penuh gejolak bagi tim.

Pemandangan kapten tim yang melakukan pemanasan bersama pemain pengganti langsung menuai reaksi dari para analis setelah tim tiba di stadion.

Komentator Tess Elst menyebutnya sebagai pemandangan aneh melihat De Bruyne bermain bola bersama para cadangan.

>>> Apple Rilis Patch Keamanan Darurat untuk iPhone, Ancaman AI Hacking Meningkat

Garcia membela penyesuaian taktisnya sebelum kick-off. Ia menegaskan bahwa pemilihan pemain disesuaikan khusus untuk melawan intensitas atletik tuan rumah.

"Starting eleven ini paling cocok dengan rencana permainan kami," ujar Garcia.

Manajer Belgia itu menekankan perlunya menyeimbangkan kekuatan fisik dan kecepatan untuk membangun stabilitas pertahanan dan opsi serangan balik yang efektif.

"Kami harus memulai lebih kuat daripada saat melawan Senegal," kata Timothy Castagne.

Pendukung Belgia di Seattle tetap termotivasi dan sangat optimistis untuk penampilan dominan meskipun ada kontroversi di luar lapangan.

"Saya berharap ada pukulan telak," ujar penggemar bernama Average Rob.

>>> Layar E-Ink Murah Bisa Ditempel di Ponsel, Cuma Rp1 Jutaan

Pemenang pertandingan ini dijadwalkan menghadapi Spanyol di perempat final. Spanyol sebelumnya meraih kemenangan tipis atas Portugal melalui gol injury time Mikel Merino.