Pemerintah Indonesia resmi menurunkan harga liquefied natural gas (LNG) untuk sektor industri menjadi 13 dolar AS per million British thermal units (MMBtu).

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia mengumumkan kebijakan ini pada Senin, 29 Juni 2026. Sebelumnya, harga LNG industri berada di kisaran 23 dolar per MMBtu.

>>> Cara Mendapatkan Saldo Dana Lewat Game Fruit Merge yang Terbukti Membayar di Tahun 2026

Penurunan harga tersebut merupakan hasil negosiasi antara pemerintah, produsen LNG, dan PT Perusahaan Gas Negara (PGN).

Menurut Bahlil, langkah ini diambil untuk menjaga keberlanjutan industri nasional. Harga baru mulai berlaku pada hari yang sama dengan pengumuman.

>>> Prediksi Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026: Siapa Melaju ke 16 Besar?

Efisiensi Rantai Pasok

Pemerintah menekan harga dengan mengurangi margin di sepanjang rantai pasok. Hal ini mencakup kontrak kerja sama kontraktor hulu, penerimaan negara, dan margin PGN di sektor hilir.

>>> Forum Pangan Nasional APEKSI, Rico Waas Dorong Kolaborasi Antardaerah

Kebijakan ini diharapkan dapat meringankan beban biaya energi bagi industri dalam negeri.