Mark Lee Eks NCT Dikritik karena Pakai Baju Simbol Perbudakan
Mark Lee, mantan anggota NCT, mendapat kritik keras setelah terlihat mengenakan kaus dengan gambar bendera Confederate.
Bendera tersebut dikenal sebagai simbol perbudakan, kebencian, dan supremasi kulit putih.
>>> Hideki Kamiya Bercanda soal 'Resident not-Evil', Game Simulasi Kehidupan Santai Leon Kennedy
Menurut informasi dari situs adl. org, bendera Confederate pertama kali muncul pada Perang Saudara Amerika Serikat tahun 1861.
Bendera itu digunakan oleh negara bagian yang memisahkan diri untuk mempertahankan perbudakan.
Pada era modern, bendera ini lebih sering dikaitkan dengan perlawanan terhadap gerakan hak-hak sipil pada 1950-an dan 1960-an.
Kelompok supremasi kulit putih juga memperkenalkan bendera ini sebagai simbol mereka.
Penggunaan simbol tersebut oleh Mark Lee dalam sebuah acara langsung membuat para penggemar gempar.
Banyak yang mengkritik Mark Lee karena dianggap tidak menghormati isu sensitif, meskipun ia berasal dari Kanada.
>>> Nintendo UK Rilis Mousepad Star Fox sebagai Hadiah, Bukan Aksesori Baru
Setelah ramai kritik, Upper Room selaku agensi Mark Lee merilis pernyataan resmi pada Selasa (23/6) malam.
Mereka menyampaikan permohonan maaf atas kekhawatiran dan kekecewaan yang ditimbulkan oleh kaus vintage tersebut.
Upper Room juga mengambil langkah tegas untuk memastikan simbol itu tidak muncul dalam konten resmi.
Mereka menegaskan akan lebih berhati-hati dalam memilih pakaian Mark Lee agar terhindar dari simbol sensitif.
"Upper Room dan artis kami dengan tegas menolak dan tidak mentolerir rasisme, kebencian, diskriminasi, atau bentuk intoleransi apa pun," ujar perwakilan agensi.
>>> BlazBlue: CentralFiction Umumkan Karakter DLC Baru Trinity Glassfille
"Kami dengan tulus meminta maaf kepada semua yang merasa sakit hati atau tersinggung. Kami berkomitmen untuk bertindak lebih bertanggung jawab ke depannya," tandas mereka.
Update Terbaru
CEO Softbank yang Investasi $64 Miliar di OpenAI Sebut Istilah 'Gelembung AI' sebagai Penistaan
Senin / 29-06-2026, 20:43 WIB
Miliarder AI Mulai Khawatir Saat Publik Berbalik Melawan Mereka
Senin / 29-06-2026, 20:43 WIB
Fakta Mengejutkan P.O Block B: Ternyata Anak CEO dan Punya Paman Psikiater Ternama
Senin / 29-06-2026, 20:42 WIB
Jungkook BTS Buka Suara soal Rumor Kencan dan Rencana Pernikahan
Senin / 29-06-2026, 20:42 WIB
DPR Respons Kritik KSPI soal Industri Otomotif: Jangan Bangun Narasi Menyesatkan
Senin / 29-06-2026, 20:42 WIB
Unicharm Edukasi 1.000 Tenaga Medis Cegah Luka Dekubitus pada Lansia
Senin / 29-06-2026, 20:42 WIB
Mencoba MemoMind One: Kacamata Pintar dengan Fitur AI yang Mengkhawatirkan
Senin / 29-06-2026, 20:42 WIB
Satu Pengaturan Chrome Ini Menghentikan Laptop Saya dari Melambat
Senin / 29-06-2026, 20:39 WIB
Cara Cepat Dapat Saldo DANA Tambahan dengan Nonton Film di Aplikasi 2026
Senin / 29-06-2026, 20:39 WIB
Cara Cek Jadwal Penyaluran Bansos BLT DBHCHT 2026 Rp600 Ribu
Senin / 29-06-2026, 20:38 WIB
Ayaneo Pocket Micro 2: Bukan Sekadar Tiruan GBA, Ini Peningkatan Serius
Senin / 29-06-2026, 20:35 WIB
9 Kepribadian Seseorang dari Cara Makan, Kamu yang Mana?
Senin / 29-06-2026, 20:35 WIB
Dirjen Keuda Kemendagri Agus Fatoni Terpilih Aklamasi Jadi Ketua Umum IKAPTK
Senin / 29-06-2026, 20:35 WIB
Jalur Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Status Siaga
Senin / 29-06-2026, 20:35 WIB






