Pemilik Peppa Pig, Hasbro, dilaporkan meminta aktor anak dalam serial animasi tersebut untuk menyerahkan hak atas suara mereka kepada kecerdasan buatan (AI) dalam kontrak baru.

Langkah ini menjadi bagian dari tren yang lebih luas di industri hiburan, di mana hak suara anak-anak mulai diklaim untuk keperluan AI.

>>> Robot Humanoid Mengemis di Jalanan Chengdu untuk Biaya Listrik

Agents of Young Performers Association (AYPA) mengeluarkan surat terbuka yang ditandatangani lebih dari 1.000 orang, menentang praktik tersebut.

Surat itu tidak menyebut Hasbro secara langsung, tetapi menyebut "studio besar yang memiliki IP waralaba anak-anak internasional yang memproduksi serial animasi panjang."

"Di mana pelaku adalah anak-anak, persetujuan harus diperlakukan dengan sangat hati-hati," bunyi surat tersebut.

"Anak-anak tidak dapat memberikan persetujuan hukum yang sepenuhnya informed, dan persetujuan orang tua tidak boleh digunakan sebagai lisensi untuk menangkap, mengkloning, melatih, atau menggunakan kembali suara anak tanpa batas."

>>> Manga Kagurabachi Hiatus Jelang Debut Anime, Ini Penjelasannya

Hasbro merespons dengan menyatakan komitmennya melindungi hak aktor anak dan akan mendekati diskusi AI secara bertanggung jawab dan transparan.

Seorang juru bicara mengatakan, "Perlindungan aktor anak adalah inti dari siapa Hasbro, itu bagian dari DNA kami."

Namun, mereka tidak dapat berkomentar mengenai negosiasi atau pengaturan kontrak tertentu.

Fenomena ini tidak hanya terjadi pada pengisi suara. Produser juga mulai melirik AI untuk menggantikan animator manusia.

>>> Mark Lee Eks NCT Dikritik karena Pakai Baju Simbol Perbudakan

Penulis-sutradara Jorge Gutierrez, yang sempat menandatangani kesepakatan dengan Amazon MGM Studios untuk serial animasi AI, akhirnya membatalkan proyek tersebut setelah mendapat kritik keras.