Pertandingan Brasil melawan Jepang di babak 32 besar Piala Dunia 2026 menjadi salah satu laga yang paling dinantikan.

Kedua tim mewakili kekuatan sepak bola dari dua benua berbeda.

>>> Malaysia Lanjut Pencarian MH370, Perpanjang Kontrak Ocean Infinity

Laga ini akan digelar di Stadion Houston, Amerika Serikat, pada Selasa (30/6) dini hari WIB. Brasil datang sebagai favorit juara, sementara Jepang mengemban harapan Asia.

Keunggulan Brasil di Atas Kertas

Brasil memiliki skuad bertabur bintang dengan 14 dari 26 pemain berkarier di klub papan atas Eropa.

Mereka tak terkalahkan di fase grup dengan dua kemenangan dan satu hasil imbang.

Pelatih Carlo Ancelotti memimpin tim Samba yang tampil superior sejak kualifikasi. Brasil menjadi pemuncak Grup C setelah mengalahkan Haiti dan Skotlandia, serta imbang melawan Maroko.

Jepang, Satu-satunya Wakil Asia

Jepang melaju ke babak 32 besar tanpa terkalahkan, dengan satu kemenangan dan dua hasil imbang. Mereka finis sebagai runner-up Grup F.

Tim Samurai Biru menjadi satu-satunya wakil Asia yang tersisa setelah negara-negara lain seperti Korea Selatan, Arab Saudi, dan Iran tersingkir.

>>> Sambungkan Gemini dengan Aplikasi Ini, Ponsel Android Jadi Lebih Pintar

Jepang memiliki 23 pemain diaspora, lebih banyak dari Brasil yang hanya 18.

Meski hanya lima pemain Jepang bermain di lima liga top Eropa, kolektivitas dan semangat juang mereka patut diwaspadai.

Jepang pernah mengalahkan Brasil dalam laga persahabatan pada Oktober 2025.

Dalam pertandingan tersebut, Jepang bangkit dari ketertinggalan 0-2 dan mencetak tiga gol di babak kedua. Pelatih Hajime Moriyasu menerapkan strategi high press dan skema bola mati yang efektif.

Brasil harus belajar dari kekalahan itu. Ancelotti sudah menangani tim saat itu, namun Jepang mampu memanfaatkan kesalahan pemain Brasil.

>>> Cara Cek Pencairan Dana 600 Ribu Bansos PKH dan BPNT via KKS BRI 2026

Pertandingan ini diprediksi berjalan ketat. Jepang memiliki modal sejarah dan mentalitas pantang menyerah, sementara Brasil mengandalkan kualitas individu dan pengalaman.