Pelatih Timnas Jerman, Julian Nagelsmann, memberikan peringatan keras kepada anak asuhnya menjelang laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 melawan Paraguay.

Pertandingan tersebut akan digelar di Boston pada Senin waktu setempat. Ini menjadi laga fase gugur pertama Jerman dalam 12 tahun terakhir.

>>> Bacaan Doa Mau Tidur dan Bangun Tidur yang Dianjurkan Rasulullah SAW

Nagelsmann menilai Paraguay sebagai lawan yang tidak menyenangkan karena memiliki organisasi pertahanan solid dan disiplin tinggi.

Pertahanan Paraguay Jadi Ancaman

Ia menyoroti catatan impresif Paraguay sepanjang babak kualifikasi yang menjadi salah satu tim dengan jumlah kebobolan paling sedikit.

"Mereka adalah lawan yang tidak menyenangkan bagi kami," ujar Nagelsmann dalam konferensi pers, Minggu waktu setempat.

Menurutnya, permainan fisik dan pertahanan rapat Paraguay akan menjadi tantangan besar bagi lini serang Jerman.

"Ini adalah pertandingan 'do or die', para pemain akan memberikan performa terbaik mereka dan kami harus bersabar," tambahnya.

>>> PDIP, Golkar, dan PKB Jatuhkan Sanksi ke Kader DPRD yang Intimidasi Dokter Icha

Nagelsmann menegaskan bahwa Jerman harus bermain tenang dan disiplin agar tidak terjebak dalam skema serangan balik Paraguay.

Kekalahan dari Ekuador Jadi Pelajaran

Kekalahan 1-2 dari Ekuador pada laga terakhir fase grup menjadi alarm bagi Jerman untuk segera memperbaiki performa.

Meski lolos sebagai juara Grup E, performa Jerman tetap menuai kritik. Kemenangan atas Curacao dan Pantai Gading dinilai ternoda oleh kekalahan tersebut.

"Jika Anda menang semuanya sempurna, jika Anda kalah semuanya terasa buruk," tutur Nagelsmann menanggapi kritik.

>>> Koeman dan Van Dijk Satu Suara: Hancurkan Maroko di Piala Dunia 2026

Ia menegaskan bahwa status juara grup tidak akan berarti jika Jerman gagal tampil maksimal di laga hidup-mati melawan Paraguay.