Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP, Golkar, dan PKB angkat suara terkait dugaan intimidasi yang dilakukan kader mereka terhadap dr. Elisa Princilia Utami Pakaenoni atau Dokter Icha.

Dokter Icha ditemukan meninggal dunia pada Jumat (26/6) di rumah orangtuanya di Kupang, NTT.

>>> Koeman dan Van Dijk Satu Suara: Hancurkan Maroko di Piala Dunia 2026

Tiga anggota DPRD Timor Tengah Utara (TTU) yang diduga terlibat adalah Theresius Lazakar (Golkar), Robert Tubani (PKB), dan Veronika Lake (PDIP).

Sanksi dari Masing-masing Partai

Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat menyatakan partainya akan menjatuhkan sanksi kepada Veronika Lake. Sanksi bisa berupa teguran lisan, tertulis, hingga pemecatan sesuai tingkat pelanggaran.

Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muhammad Sarmuji mengaku akan mendalami kasus tersebut. Ia telah meminta DPD Golkar memanggil Theresius Lazakar untuk dimintai keterangan.

Sarmuji enggan berspekulasi soal sanksi sebelum ada kesimpulan dari pendalaman. "Apakah betul ada intimidasi dan apakah intimidasi itu sampai berujung pada keputusan seseorang untuk melakukan tindakan," katanya.

>>> Indonesia dan Singapura Teken Kerja Sama Perlindungan Lingkungan Hidup

Wakil Ketua Komisi IX DPR dari Fraksi PKB Nihayatul Wafiroh berharap aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan intimidasi secara profesional.

Ia menegaskan tindakan intimidasi terhadap tenaga kesehatan tidak dapat dibenarkan.

Nihayatul mengatakan PKB akan segera memanggil Norbertus Tubani untuk tabayyun. "Kami pastikan yang bersangkutan akan mendapat sanksi disiplin dari partai jika memang terbukti terlibat," ujarnya.

Dokter Icha diduga mengalami tekanan psikologis setelah diintimidasi anggota DPRD TTU saat menangani pasien anak korban gigitan ular di RS Leona pada Sabtu (13/6).

>>> Mengapa Kiehl's Tetap Jadi Andalan Para Beauty Enthusiast?

Ia ditemukan meninggal di rumah orangtuanya, Perumahan RSS Baumata, Kabupaten Kupang, pada Jumat (26/6) pukul 18.00 WITA.