Keunggulan Genomik: Mengapa Penduduk Asli Andes Lebih Baik Memproses Makanan Bertepung
Penduduk asli Andes yang berbahasa Quechua memiliki kemampuan unik dalam mencerna makanan bertepung, terutama kentang.
Kemampuan ini didukung oleh faktor genetik yang jarang ditemukan pada populasi lain di dunia.
>>> Hewan Terpanjang di Bumi Hasilkan Racun yang Bisa Membunuh Kecoak dan Kepiting
Gen AMY1, yang mengkode enzim amilase dalam air liur, ditemukan dalam jumlah salinan lebih tinggi pada kelompok ini.
Rata-rata global adalah 7 salinan per sel diploid, sementara pada penduduk Andes mencapai 10 salinan.
Sejarah Budidaya Kentang dan Seleksi Alam
Penelitian yang dipimpin oleh UCLA dan University at Buffalo menganalisis data genom dari 3.723 orang di 85 populasi global.
Mereka menemukan bahwa duplikasi gen AMY1 sudah ada sejak 800.000 tahun lalu, tetapi seleksi alam terjadi setelah budidaya kentang dimulai.
Individu dengan lebih banyak salinan gen memiliki keunggulan reproduksi sebesar 1,24% per generasi. Selama ribuan tahun, keunggulan kecil ini terakumulasi secara signifikan.
Omer Gokcumen, profesor ilmu biologi di University at Buffalo, menyatakan bahwa para ahli biologi telah lama menduga adanya adaptasi genetik terhadap pola makan.
Studi ini mengonfirmasi dugaan tersebut.
>>> OnePlus Amazon Prime Day 2026: Diskon Smartphone, Tablet, dan Audio
Untuk memastikan bahwa peningkatan salinan gen bukan karena efek pendiri, tim peneliti menggunakan teknologi sekuensing DNA panjang.
Mereka membuktikan bahwa lonjakan salinan AMY1 terjadi ribuan tahun sebelum kedatangan bangsa Eropa.
Perbandingan dengan populasi Maya yang memiliki nenek moyang sama tetapi tidak bergantung pada kentang menunjukkan tidak ada ekspansi genetik serupa.
Ini memperkuat hubungan antara pola makan dan adaptasi genetik.
Implikasi untuk Nutrisi Personal
Temuan ini dapat memengaruhi pendekatan nutrisi di masa depan. Orang dengan jumlah salinan AMY1 lebih sedikit mungkin perlu mengelola asupan pati secara berbeda.
Studi ini juga menyoroti ketidaksesuaian antara evolusi lambat manusia dan pola makan modern yang beragam.
>>> Cara Cek Desil Kemensos 2026 dengan NIK KTP, Ketahui Anda Masuk Desil Berapa
Saat ini, manusia mengonsumsi makanan dari berbagai benua secara bersamaan, melampaui laju evolusi alami.
Update Terbaru
Wistoria: Wand and Sword Season 2 Episode 12 – Finale Penuh Kejutan dan Konfirmasi Season 3
Senin / 29-06-2026, 22:22 WIB
Manga Up! Global Tambah Tiga Lisensi Manga Baru Akhir Juni
Senin / 29-06-2026, 22:22 WIB
Van Dijk Bantah Klaim Dukungan Meksiko untuk Maroko
Senin / 29-06-2026, 22:21 WIB
Penembakan di Fasilitas Kesejahteraan Remaja Jerman Tewaskan Lima Orang
Senin / 29-06-2026, 22:21 WIB
Sunset Stipulation: Cara Praktis Menghindari Hubungan Tanpa Kepastian
Senin / 29-06-2026, 22:21 WIB
Subaru Naikkan Harga Garansi Perpanjangan, Sebagian karena Kebijakan Negara Bagian
Senin / 29-06-2026, 22:21 WIB
Polisi Tangkap Dua Tersangka Usai Lima Orang Tewas di Jerman Utara
Senin / 29-06-2026, 22:19 WIB
Subaru Naikkan Harga Garansi Perpanjangan, Sebagian karena Kebijakan Negara Bagian
Senin / 29-06-2026, 22:19 WIB
Tes ADAC: Sunshade Eksterior Paling Efektif Turunkan Suhu Kabin Mobil
Senin / 29-06-2026, 22:18 WIB
Tes ADAC: Sunshade Eksterior Paling Efektif Turunkan Suhu Kabin Mobil
Senin / 29-06-2026, 22:17 WIB
Apa Itu Contingency Response Element Angkatan Udara AS?
Senin / 29-06-2026, 22:16 WIB
Galaxy A27 Jadi Sinyal Samsung Hentikan Pengejaran Ketipisan Ponsel
Senin / 29-06-2026, 22:16 WIB
Pengguna Galaxy dengan Paket Lama T-Mobile Harus Migrasi ke Paket Baru
Senin / 29-06-2026, 22:16 WIB
Bocoran Galaxy Z Fold 8 Ungkap Desain Lebih Lebar dan Kamera Ganda
Senin / 29-06-2026, 22:16 WIB






