Memasuki musim panas, suhu di dalam mobil yang terparkir di bawah terik matahari bisa mencapai 60°C.

Klub mobil terbesar di Eropa, ADAC, melakukan uji coba untuk mengetahui aksesori pelindung matahari mana yang paling efektif.

>>> Trump Minta Dana Rp15 Triliun untuk Pensiunan Delphi yang Terdampak Kebangkrutan GM

Pengujian dilakukan di Pusat Teknis ADAC di Landsberg am Lech, Jerman pada 2021.

Mobil dibiarkan terpanggang di bawah sinar matahari tengah hari, lalu diukur perubahan suhu kabin setelah diberi berbagai perlindungan.

Mobil tanpa pelindung menjadi patokan dasar. Setelah 30 menit, suhu kabin mencapai 50°C, dan setelah 90 menit menyentuh 60°C.

Dashboard, setir, dan tuas transmisi yang terkena sinar langsung bisa mencapai lebih dari 70°C, cukup panas untuk membakar kulit.

Sunshade Eksterior Paling Unggul

Solusi paling efektif adalah half cover tradisional yang menutupi seluruh kaca dan atap dari luar.

Dengan pelindung ini, suhu kabin bertahan di 43°C, lebih dingin 10°C dibanding mobil tanpa pelindung.

Peringkat kedua ditempati film reflektif yang dipasang di luar kaca depan.

Alat ini menjaga suhu udara kabin di 45°C, atau lebih baik 8°C dari kondisi tanpa pelindung.

>>> Mazda Yakin Pasar SUV Masih Akan Tumbuh, Sedan Makin Terpinggirkan

Sunshade reflektif model akordeon yang umum digunakan di dalam mobil justru berada di peringkat ketiga. Alat ini hanya menurunkan suhu kabin menjadi 49°C, atau reduksi 4°C.

Kain atau handuk putih di dashboard menjadi metode paling tidak efektif dengan suhu 50°C.

Manfaat Sunshade Interior dan Tinting

Meski kurang efektif menurunkan suhu udara, shade interior sangat berguna melindungi permukaan yang sering disentuh.

Setir yang terlindung dari sinar langsung bisa turun suhunya hingga 26°C, membuat mobil langsung nyaman dikendarai.

Tinting kaca belakang juga memberikan dampak besar pada suhu permukaan. Pada mobil tanpa tinting, suhu jok belakang mencapai 57°C, sementara mobil dengan tinting hanya 48°C.

Warna cat mobil juga berpengaruh. Mobil hitam memiliki panel bodi bersuhu 65°C, sedangkan mobil putih hanya 44°C.

Perbedaan ini terbawa ke kabin, dengan mobil hitam 53°C dan putih 48°C.

>>> Touring Superleggera Veloce12 Aperta: Ferrari 550 Targa dengan V12 Manual

Para ahli merekomendasikan kombinasi sunshade kaca depan berkualitas tinggi dengan tinting belakang, serta selalu membuka ventilasi mobil sebelum menyalakan AC untuk membuang udara panas.