Samsung bergerak menuju pengisian nirkabel magnetik yang lebih cepat untuk ponselnya. Saat ini, Galaxy S26 Ultra menjadi ponsel dengan pengisian nirkabel tercepat, yakni 25W.

Namun, kecepatan tersebut bisa mencapai 50W di masa depan. Wireless Power Consortium (WPC) mengambil langkah penting ke arah itu.

>>> Google Beri Kontrol Backup Per-Aplikasi di Ponsel Galaxy

Menurut laporan IT Home, WPC baru-baru ini mengadakan pertemuan di luar jadwal di kantor pusat Xiaomi di Beijing, China.

Salah satu topik yang dibahas adalah pengisian nirkabel magnetik 50W.

Xiaomi sudah menawarkan pengisian nirkabel 50W di banyak ponsel andalannya. Meski batas daya yang ditingkatkan belum final, standar ini bisa dirilis pada 2028.

Ponsel yang menggunakan standar tersebut bisa meluncur pada tahun yang sama atau 2029.

Lebih dari 20 perusahaan menghadiri pertemuan itu, termasuk Apple, Google, Honor, Huawei, OPPO, dan Vivo, namun Samsung tidak hadir.

>>> LPDP Longgarkan Syarat Bahasa Inggris untuk Pendaftar Beasiswa Tahap II 2026

Samsung telah mengembangkan chip pengisian nirkabel yang mendukung hingga 50W.

Jika kecepatan itu dimasukkan ke dalam versi standar Qi mendatang, Samsung diperkirakan akan membawanya ke ponsel Galaxy kelas atas.

Baterai 5.000mAh Galaxy S26 Ultra dapat diisi penuh dalam sekitar 1,5 jam menggunakan pengisi daya Qi2.2 25W dan casing magnetik yang kompatibel.

Dengan pengisian 50W, waktu pengisian bisa berkurang drastis menjadi kurang dari satu jam.

Seiring industri ponsel pintar beralih ke baterai di atas 5.000mAh, Samsung bisa membekali Galaxy masa depan dengan baterai berkapasitas lebih besar.

>>> Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Dibuka, 80% Kuota untuk STEM

Meski begitu, pengisian 50W tetap bisa menjaga waktu pengisian mendekati satu jam, tergantung kapasitas baterai.