Samsung selama beberapa tahun terakhir gencar memperkecil ketebalan ponselnya.

Namun, Galaxy A27 yang baru diumumkan justru menjadi model pertama dalam lima tahun yang lebih tebal dari pendahulunya.

>>> Pengguna Galaxy dengan Paket Lama T-Mobile Harus Migrasi ke Paket Baru

Kenaikannya hanya 0,1 mm, dari 7,7 mm pada Galaxy A26 menjadi 7,8 mm. Meski tipis, perubahan arah ini dinilai lebih penting daripada angkanya.

Sejarah seri A2x menunjukkan tren penurunan ketebalan: Galaxy A21 (8,1 mm), A22 dan A23 (8,4 mm), A24 dan A25 (8,3 mm), lalu A26 (7,7 mm).

Kini A27 mematahkan tren tersebut.

Tanda Perubahan Strategi?

Apakah ini sinyal Samsung berbalik arah? Belum pasti.

Galaxy A57 dan A37 justru lebih tipis dari versi 2025, sehingga belum ada pergeseran menyeluruh di lini produk.

>>> Bocoran Galaxy Z Fold 8 Ungkap Desain Lebih Lebar dan Kamera Ganda

Namun, bocoran menunjukkan Galaxy Z Fold 8 Ultra akan memiliki ketebalan 4,5 mm saat terbuka, naik dari 4,2 mm pada Fold 7.

Galaxy Z Flip 8 juga dikabarkan sedikit lebih tebal, 6,6 mm dari 6,5 mm.

Kemungkinan Samsung telah mencapai batas desain praktis. Untuk ponsel lipat, ketebalan port USB-C sendiri bisa menjadi kendala.

Menurut pengamat, perlombaan menuju ponsel tertipis tidak terlalu penting dalam satu dekade terakhir. Namun, ponsel lipat memang perlu lebih tipis agar nyaman digunakan.

Baik Samsung maupun Apple mungkin salah membaca permintaan pasar terhadap perangkat ultra-tipis. Galaxy S25 Edge dan iPhone Air dilaporkan tidak memenuhi ekspektasi tahun lalu.

>>> Samsung Digugat Bersama Pesaing atas Dugaan Kartel Memori

Galaxy A27 bisa menjadi petunjuk awal perlambatan pengejaran ketipisan. Peluncuran Galaxy Z Fold 8 dan Flip 8 nanti akan mengonfirmasi perubahan arah ini.