PT PLN (Persero) terus mematangkan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Upper Cisokan Pumped Storage (UCPS) berkapasitas 1.040 megawatt (MW).

Proyek ini menjadi salah satu infrastruktur utama untuk memperkuat sistem kelistrikan nasional dan mempercepat transisi menuju energi bersih.

>>> SIG Tumbuhkan 36 UMKM di Tuban, Perkuat Ekonomi Desa Lewat Pendampingan Terpadu

Sebagai pembangkit pumped storage pertama di Indonesia, PLTA Upper Cisokan diproyeksikan menjadi penyeimbang (balancing system) bagi sistem kelistrikan Jawa-Bali.

Kehadiran fasilitas ini akan meningkatkan fleksibilitas operasi jaringan listrik sekaligus mendukung pemanfaatan pembangkit energi baru terbarukan (EBT), seperti tenaga surya dan angin, yang produksinya bergantung pada kondisi alam.

Dukungan untuk Transisi Energi

General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (UIP JBT), Kishartanto Purnomo Putro, mengatakan proyek tersebut tidak hanya berorientasi pada penyediaan listrik, tetapi juga menjadi bagian penting dari transformasi sistem energi nasional.

"Melalui doa bersama ini, kami memohon agar seluruh tahapan pembangunan PLTA Upper Cisokan diberikan kelancaran, keselamatan, dan kemudahan.

Proyek ini bukan hanya tentang membangun infrastruktur ketenagalistrikan, tetapi juga tentang menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan masa depan energi Indonesia," ujar Kishartanto, Senin (29/6/2026).

>>> Ahli ITB: Kuota Internet Hangus Saat Masa Aktif Habis Tidak Rugikan Masyarakat

Menurutnya, pembangunan PLTA Upper Cisokan membutuhkan dukungan berbagai pihak karena memiliki tingkat kompleksitas tinggi, baik dari sisi teknis, sosial, maupun lingkungan.

PLN juga memastikan pengembangan proyek akan berjalan seiring dengan pemberdayaan masyarakat di sekitar lokasi pembangunan.

Perusahaan menargetkan keberadaan PLTA Upper Cisokan tidak hanya meningkatkan keandalan pasokan listrik, tetapi juga memberikan dampak ekonomi dan sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.

Sebagai bagian dari komitmen tersebut, PLN terus memperkuat pendekatan sosial melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat dan bantuan sosial bagi kelompok rentan, termasuk anak yatim dan penyandang disabilitas netra di sekitar kawasan proyek.

>>> OJK Ungkap Alasan Belum Beri Sanksi ke TAFS soal Debt Collector

Kishartanto menegaskan pembangunan PLTA Upper Cisokan diharapkan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan sistem kelistrikan yang lebih andal, fleksibel, dan rendah emisi, sekaligus mendukung target Indonesia mencapai Net Zero Emissions (NZE) pada 2060.