Assassin's Creed Black Flag Resynced: Setia pada Asli, Namun Seperti Produk Baru
Ubisoft mengungkapkan bahwa Assassin's Creed Black Flag Resynced akan tetap setia pada versi aslinya, namun secara teknis terasa seperti produk baru.
Technical director Jussi Markkanen menjelaskan bahwa dari segi gameplay, game ini masih setia pada aslinya.
>>> Crossed Hearts Lisensi 4 Manga BL Baru untuk Rilis Desember
Dari segi teknis, Black Flag Resynced dibangun menggunakan mesin Anvil terbaru yang sama dengan Assassin's Creed Shadows.
Markkanen menyebut game ini hampir seperti produk baru karena menggunakan teknologi rendering terkini seperti ray tracing dan micropolygon.
Meskipun menggunakan teknologi modern, Ubisoft memastikan identitas visual game tetap terjaga. Pemain akan langsung merasakan bahwa mereka berada di Black Flag yang mereka ingat sejak awal.
Dunia Terbuka Tanpa Batas
Salah satu perubahan besar adalah dunia terbuka yang sepenuhnya mulus. Tidak ada lagi layar pemuatan saat berlabuh; pemain bisa langsung melempar tali ke dermaga.
Rendering technical art director Nicolas Lopez menjelaskan bahwa game asli menggunakan peta terpisah seperti potongan puzzle. Kini semua lokasi digabungkan menjadi satu dunia terbuka yang besar.
Tim harus memastikan skala dan posisi pulau-pulau tetap akurat agar sesuai dengan dunia terbuka yang terintegrasi. Ini menjadi tantangan tersendiri dalam pengembangan.
>>> Manga Petals of Reincarnation Berakhir dengan Volume ke-25
Pertempuran yang Dimodernisasi
Sistem pertempuran juga mengalami modernisasi. Kini pertarungan berbasis hitbox dan lebih reaktif, mirip dengan game pertarungan modern.
Hidden blade hanya bisa digunakan untuk eksekusi diam-diam atau gerakan finisher, bukan untuk setiap pertemuan. Sistem parry juga ditambahkan dengan timing yang tepat.
Markkanen menyebut pertarungan terasa seperti aksi murni. Pemain sudah memiliki semua gerakan sejak awal, tinggal belajar menggunakannya secara efisien.
Lingkungan sekitar bisa dimanfaatkan dengan cara bajak laut, misalnya menarik musuh dari atap menggunakan rope dart.
Narasi utama tetap sama persis dengan aslinya, mengikuti kisah Edward Kenway. Namun, ada konten sampingan baru seperti misi sampingan, rahasia kecil, dan detail yang tersebar di peta.
>>> Toy Story 5 Kuasai Box Office, Supergirl Tersandung
Pemain juga bisa menyelam bebas ke lingkungan bawah air berkat penambahan vertikalitas. Markkanen memperkirakan waktu penyelesaian cerita utama sekitar 25 jam, atau ratusan jam jika menjelajahi dunia.
Update Terbaru
Sutradara Fallout: New Vegas Puji Serial Amazon sebagai Adaptasi Game Terbaik
Selasa / 30-06-2026, 00:29 WIB
Pertamina Patra Niaga Dorong Kemandirian Masyarakat Lewat Pemberdayaan Berbasis Potensi Lokal
Selasa / 30-06-2026, 00:28 WIB
Krisis Gaji PPPK: Bukan Masalah Kemarin Sore, tapi Struktural
Selasa / 30-06-2026, 00:28 WIB
Roy Suryo Kaget Ada Intervensi di Sidang Praperadilan Kasus Ijazah Jokowi
Selasa / 30-06-2026, 00:28 WIB
Ahmad Sahroni: Pemain Golf Aniaya Caddy Harus Dikenai Pasal Penganiayaan
Selasa / 30-06-2026, 00:28 WIB
Lenovo Luncurkan Mouse Gaming 59 Gram dengan Sensor PAW3395
Selasa / 30-06-2026, 00:28 WIB
Lenovo Luncurkan Keyboard Gaming Full-Size Terjangkau dengan Lampu RGB
Selasa / 30-06-2026, 00:28 WIB
Cara Kerja Kapasitansi dan Muatan Skitarii di Darktide
Selasa / 30-06-2026, 00:24 WIB
Obsidian Punya 'Karma Police' untuk Pastikan Setiap Build Karakter Unik
Selasa / 30-06-2026, 00:23 WIB
Mushoku Tensei Game Rilis 27 Juli, Buka Tema Lagu
Selasa / 30-06-2026, 00:22 WIB
Agents of the Four Seasons: Dance of Spring Episode 14 – Akhir Musim yang Mengecewakan
Selasa / 30-06-2026, 00:22 WIB
Angkatan Laut Inggris Batal Beli Kapal Perusak, Beralih ke Drone Otonom
Selasa / 30-06-2026, 00:21 WIB
RFL Jatuhkan Sanksi Enam Pertandingan untuk Tevita Pangai Junior
Selasa / 30-06-2026, 00:21 WIB
Witch Hat Atelier Season 2 Resmi Diumumkan
Selasa / 30-06-2026, 00:21 WIB






