Samsung Electronics, SK Hynix, dan Micron Technology menghadapi gugatan hukum di Amerika Serikat atas tuduhan membentuk kartel memori.

Gugatan diajukan di Pengadilan Distrik Utara California oleh 17 penggugat yang terdiri dari individu dan usaha kecil.

>>> Aroma Tanaman Ini Bisa Mengusir Laba-laba Secara Alami

Para penggugat menuduh ketiga perusahaan bersekongkol untuk membatasi pasokan DRAM komoditas sehingga harga dapat naik secara signifikan.

Mereka juga mengklaim bahwa perusahaan-perusahaan tersebut memanfaatkan permintaan memori bandwidth tinggi untuk AI sebagai alasan mengurangi produksi chip memori lawas seperti DDR3 dan DDR4.

Harga chip komoditas ini dilaporkan naik sekitar 700% dalam empat tahun terakhir, yang menurut penggugat merupakan akibat dari manipulasi rantai pasok.

>>> Ilmuwan Akhirnya Ungkap Alasan Anjing Memiringkan Kepala saat Diajak Bicara

Penggugat meminta pengadilan menghentikan praktik pembatasan produksi yang disengaja ini dan memberikan ganti rugi.

Karena gugatan baru saja diajukan, Samsung dan perusahaan lainnya dipastikan akan membantahnya secara keras.

>>> Ejakulasi Sering Turunkan Risiko Kanker Prostat? Ini Kata Riset

Yang menarik untuk disimak adalah apakah perusahaan besar seperti Apple, yang terpaksa menaikkan harga konsumen akibat kenaikan biaya memori, akan bergabung dalam gugatan ini.