Pelatih tim nasional Korea Selatan, Hong Myung-bo, resmi mengundurkan diri setelah timnya tersingkir dari Piala Dunia 2026 di Meksiko.

Keputusan itu diambil kurang dari 24 jam setelah kepastian eliminasi, di tengah kritik keras termasuk dari Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung.

>>> Nagelsmann Peringatkan Jerman agar Tak Ulangi Kesalahan Lawan Ekuador

Hong Myung-bo menyampaikan pengunduran dirinya dalam pernyataan tertulis di Guadalajara, Meksiko, tanpa membuka sesi tanya jawab.

Ia mengaku bertanggung jawab penuh atas kegagalan tim yang finis di peringkat ketiga Grup A dengan dua kekalahan.

Hong Myung-bo Ambil Tanggung Jawab Penuh

"Pertama-tama, saya ingin menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada semua orang yang mencintai sepak bola Korea," ujar Hong Myung-bo dikutip dari ESPN.

Mantan bek legendaris itu mengaku sejak awal menerima jabatan pelatih dengan penuh tanggung jawab.

"Saya tidak pernah mempertimbangkan alasan lain. Satu-satunya tugas saya adalah memenuhi tanggung jawab hingga akhir," tuturnya.

>>> Bacaan Doa Mau Tidur dan Bangun Tidur yang Dianjurkan Rasulullah SAW

Selama dua tahun memimpin, Hong terus mengevaluasi setiap keputusan demi kemajuan sepak bola Korea.

"Saya tidak bisa mengatakan setiap keputusan selalu benar, tetapi standar saya selalu yang terbaik untuk sepak bola Korea," tegasnya.

Kegagalan di Amerika Utara kontras dengan pencapaian Piala Dunia 2022 di Qatar, saat Korea Selatan melaju ke babak 16 besar.

Hong menegaskan pelatih kepala harus siap menerima konsekuensi ketika hasil tidak sesuai harapan.

>>> PDIP, Golkar, dan PKB Jatuhkan Sanksi ke Kader DPRD yang Intimidasi Dokter Icha

"Itulah sebabnya saya berdiri di sini bukan untuk memberi penjelasan, tetapi untuk menerima tanggung jawab sebagai pelatih kepala," ungkapnya.