Microsoft Resmi PHK 4.800 Karyawan, Xbox Jadi Divisi Paling Terdampak
Microsoft resmi mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 4.800 karyawan di berbagai divisi.
Langkah ini merupakan bagian dari restrukturisasi perusahaan di tengah meningkatnya investasi pada teknologi kecerdasan buatan (AI).
>>> Jadwal Bioskop Trans TV 8 - 12 Juli 2026
Keputusan tersebut disampaikan melalui memo internal oleh Executive Vice President sekaligus Chief People Officer Microsoft, Amy Coleman.
Ia menjelaskan bahwa perkembangan AI mengubah cara kerja perusahaan sehingga perlu penyesuaian struktur organisasi dan pengalihan sumber daya ke area yang lebih prospektif.
Meski demikian, Microsoft menegaskan bahwa AI bukan pengganti langsung bagi karyawan yang terdampak. AI hanya mengubah cara pekerjaan dilakukan, sementara restrukturisasi bertujuan menjaga daya saing bisnis.
Xbox Jadi Divisi Paling Terdampak
Divisi Xbox menjadi yang paling terkena dampak PHK kali ini. Pada tahap pertama, sekitar 1.600 karyawan Xbox akan kehilangan pekerjaan.
Sepanjang tahun ini, jumlah PHK di divisi gaming diperkirakan mencapai sekitar 3.200 karyawan, atau hampir 20% dari total tenaga kerja Xbox.
>>> Jada Pinkett Smith Dikabarkan Kembali Tinggal Serumah dengan Will Smith
Microsoft menyebut langkah ini sebagai upaya mereset bisnis Xbox yang menghadapi berbagai tantangan.
Meski melakukan PHK besar-besaran, Microsoft berusaha mempertahankan sebanyak mungkin karyawan. Jika suatu posisi dihapus, perusahaan akan mencoba memindahkan karyawan ke divisi lain yang sedang berkembang.
Dalam setahun terakhir, lebih dari 4.000 karyawan berhasil berpindah posisi tanpa meninggalkan perusahaan.
Empat Studio Dijual, Nasib Arkane Dipertimbangkan
Selain PHK, Microsoft juga berencana melepas empat studio game. Nasib Arkane Studios masih dalam tahap evaluasi dan tidak menutup kemungkinan ikut dijual.
Jika terealisasi, ini menjadi salah satu restrukturisasi terbesar Microsoft terhadap bisnis gaming sejak akuisisi sejumlah studio besar.
Gelombang PHK ini menunjukkan fokus Microsoft yang semakin bergeser ke AI, dengan investasi puluhan miliar dolar untuk infrastruktur AI di satu sisi, dan pemangkasan ribuan posisi di sisi lain.
Update Terbaru
Cristiano Ronaldo Akhiri Karier Piala Dunia Usai Portugal Tersingkir
Selasa / 07-07-2026, 10:38 WIB
Ruben Onsu Blak-blakan Soal Hinaan 'Cong' dari Sarwendah: Sering, Bahkan di Depan Anak
Selasa / 07-07-2026, 10:38 WIB
Apa Itu La Vela di Green Lake City? Kawasan Bergaya Eropa Ini Jadi Sorotan Usai Ramai di Media Sosial
Selasa / 07-07-2026, 10:38 WIB
WNI Kini Melirik New Zealand untuk Studi dan Karier Global
Selasa / 07-07-2026, 10:38 WIB
Apa Bedanya Facial Foam dan Facial Wash? Ini Manfaat untuk Jenis Kulit
Selasa / 07-07-2026, 10:36 WIB
Cara Mengaplikasikan Bedak HD agar Flawless dan 2 Rekomendasi Produk
Selasa / 07-07-2026, 10:36 WIB
Industri Fintech Tetap Jadi Magnet Investasi, Namun Ancaman Fraud dan AI Mengintai
Selasa / 07-07-2026, 10:35 WIB
Prabowo Ungkap Pesan ke Singapura: Kemakmuran Butuh Perdamaian
Selasa / 07-07-2026, 10:35 WIB
Industri Halal Jadi Andalan, Kemenperin Incar Pasar Global USD 3,56 Triliun
Selasa / 07-07-2026, 10:35 WIB
Era Pesta Pora Anggaran MBG Berakhir, Pemangkasan Capai Ratusan Triliun
Selasa / 07-07-2026, 10:35 WIB
Tunangan Ronaldo Beri Hadiah untuk Istri Messi, Jadi Sorotan Saat Piala Dunia
Selasa / 07-07-2026, 10:35 WIB
Ramalan Zodiak 7 Juli: Leo Hadapi Beda Pendapat, Virgo Nikmati Ketenangan
Selasa / 07-07-2026, 10:33 WIB
Konsumen Toyota Innova Ngamuk, Mobil Rusak Usai Isi BBM Bioetanol
Selasa / 07-07-2026, 10:33 WIB
Panduan Lengkap Browsing Aman di Era Ancaman Siber
Selasa / 07-07-2026, 10:33 WIB







