Perbincangan mengenai La Vela di Green Lake City ramai bermunculan di media sosial setelah sejumlah pengguna mengeluhkan kondisi kawasan tersebut yang dinilai mulai kotor dan mengalami kerusakan. Keluhan itu mencuat karena masih ada pengunjung yang mengabaikan aturan saat berada di lokasi.

La Vela merupakan kawasan komersial dan lifestyle di Green Lake City yang berada di wilayah perbatasan Jakarta Barat dan Tangerang. Tempat ini bukan restoran maupun beach club, melainkan area terpadu yang menghadirkan konsep arsitektur bergaya kota-kota kecil di Eropa.

>>> WNI Kini Melirik New Zealand untuk Studi dan Karier Global

Apa Itu La Vela?

La Vela dirancang sebagai destinasi rekreasi dengan nuansa "Little Europe". Pengunjung dapat menikmati bangunan bergaya klasik modern, kanal yang menyerupai kawasan Venesia, serta berbagai sudut yang kerap dijadikan lokasi berfoto.

Selain menjadi tempat bersantai, kawasan ini juga dipenuhi tenant yang bergerak di bidang kuliner, ritel, kesehatan, hingga hiburan dalam satu area.

Jam Operasional

La Vela melayani pengunjung setiap hari. Kawasan tersebut umumnya dibuka mulai pukul 07.00 hingga 22.00 WIB.

Keluhan Soal Kondisi Kawasan

Belakangan, La Vela menjadi bahan pembicaraan di Threads setelah muncul unggahan yang menyoroti kondisi area publik tersebut. Sejumlah pengunjung disebut memasuki kolam dan bermain di area air mancur meski lokasi itu telah diberi larangan.

Tindakan tersebut memicu kekhawatiran karena dinilai menyebabkan fasilitas umum menjadi kotor dan mengalami kerusakan. Warganet pun mengingatkan pentingnya mematuhi aturan agar kawasan tetap nyaman dan terawat untuk seluruh pengunjung.