Membersihkan wajah adalah langkah paling mendasar dalam rutinitas skincare. Namun, banyak orang masih bingung memilih antara facial foam dan facial wash.

Kedua produk ini sama-sama berfungsi sebagai pembersih wajah, tetapi memiliki perbedaan signifikan dalam tekstur, kandungan, cara kerja, dan jenis kulit yang cocok.

>>> Cara Mengaplikasikan Bedak HD agar Flawless dan 2 Rekomendasi Produk

Memahami perbedaan facial foam dan facial wash akan membantu Anda memilih produk yang tepat agar kulit tetap sehat, bersih, dan tidak iritasi.

Apa Itu Facial Foam?

Facial foam adalah pembersih wajah berbentuk busa yang biasanya dikemas dalam tube atau botol pompa. Saat digunakan, produk ini langsung menghasilkan busa lembut dan ringan.

Teksturnya sangat ringan, berbusa banyak, dan terasa 'airy'.

Kandungannya biasanya mengandung surfaktan yang lebih kuat, seperti Sodium Lauryl Sulfate (SLS) atau Sodium Laureth Sulfate (SLES) dalam kadar yang lebih tinggi.

Beberapa formula modern sudah lebih mild dengan tambahan bahan pelembap seperti glycerin, ceramide, atau ekstrak alami.

Cara kerjanya membersihkan minyak, kotoran, dan sisa makeup dengan cepat karena busanya mampu 'mengangkat' kotoran secara efektif.

Sensasi setelah pemakaian memberikan rasa bersih yang 'squeaky clean' atau bersih sampai terasa kencang.

Facial foam sangat populer di kalangan remaja dan orang dengan kulit berminyak atau berjerawat karena mampu mengontrol produksi sebum dengan baik.

>>> Industri Fintech Tetap Jadi Magnet Investasi, Namun Ancaman Fraud dan AI Mengintai

Apa Itu Facial Wash?

Facial wash atau cleansing gel/cream adalah pembersih wajah berbentuk gel, krim, atau lotion yang tidak langsung berbusa banyak.

Teksturnya lebih creamy atau gel-like.

Kandungannya menggunakan surfaktan yang lebih mild seperti Cocamidopropyl Betaine, Decyl Glucoside, sehingga lebih ramah bagi skin barrier. Sering diperkaya dengan hyaluronic acid, niacinamide, centella asiatica, atau ceramide.