Saat mengelola kolesterol tinggi, perhatian biasanya tertuju pada makanan. Namun, minuman yang dikonsumsi setelah makan malam juga berpengaruh besar terhadap kesehatan.

Minuman bergula, beralkohol, atau tinggi lemak jenuh dapat memperburuk kondisi kolesterol. Sebagai solusi, ahli gizi merekomendasikan teh hijau tanpa kafein dan tanpa pemanis.

>>> Ramalan Horoskop 8 Juli 2026: 3 Zodiak Ini Bakal Diselimuti Keberuntungan

Teh hijau jenis ini memberikan kehangatan dan kenyamanan tanpa risiko tambahan dari gula atau alkohol.

Minuman ini kaya akan senyawa tumbuhan alami yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat) secara bertahap jika dikonsumsi rutin.

Meski demikian, teh hijau tidak menggantikan obat penurun kolesterol atau pola makan sehat.

Namun, beralih ke teh hijau tanpa kafein merupakan langkah alternatif yang bermanfaat, terutama jika sebelumnya Anda mengonsumsi wine, koktail, atau minuman manis di malam hari.

>>> Beda Cushion Emina Hijau dan Ungu: Kandungan, Manfaat, dan Harga

Cara Teh Hijau Mengatasi Kolesterol Tinggi

Efektivitas teh hijau berasal dari kandungan katekin, terutama epigallocatechin gallate (EGCG). Senyawa ini bekerja dengan membatasi jumlah kolesterol yang diserap tubuh dari makanan.

"Teh hijau mengandung katekin dan polifenol yang bertindak sebagai antioksidan dan anti-inflamasi, membantu melindungi jantung dan pembuluh darah," kata ahli gizi terdaftar Serena Pratt.

Selain menghambat penyerapan, katekin melindungi kolesterol LDL dari oksidasi, yang merupakan pemicu penumpukan plak di arteri.

Pratt menambahkan bahwa katekin mendukung metabolisme kolesterol dari waktu ke waktu, bukan secara instan.

>>> Apa Bedanya Tone Up Cream dan Moisturizer? Sering Dianggap Sama Padahal Fungsinya Beda

Dengan konsumsi rutin dan tanpa pemanis tambahan, teh hijau menjadi investasi sederhana namun berdampak besar bagi kesehatan jantung dalam jangka panjang.