Kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, masih berlangsung hingga Kamis (9/7).

Memasuki hari ke-10, sebanyak 61 warga dilaporkan mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) akibat paparan asap kebakaran.

>>> 'Kutukan Trump' Dituding Jadi Penyebab AS Kalah di Piala Dunia

Bupati Tangerang Maesyal Rasyid mengatakan seluruh warga yang mengalami ISPA masih menjalani perawatan jalan. Penanganan dilakukan oleh tenaga medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang.

"Tapi ini terus kita tangani. Alhamdulillah tidak ada yang dirujuk ke rumah sakit.

Ini bisa ditangani oleh Puskesmas dan oleh Dinas Kesehatan," ujar Maesyal, Kamis.

Menurut Maesyal, layanan kesehatan tetap disiagakan meski seluruh warga yang sebelumnya mengungsi telah kembali ke rumah masing-masing.

Hal itu dilakukan karena titik api di sektor barat TPA Jatiwaringin yang dekat permukiman belum sepenuhnya padam.

>>> Nonton dan Download Film Moana Live-Action (2026) Sub Indo di Bioskop Bukan LK21: Transformasi Gila-gilaan Dwayne The Rock Johnson sebagai Maui

Petugas kesehatan melakukan pemeriksaan secara langsung dari rumah ke rumah untuk memastikan kondisi warga tetap terpantau.

Di sisi lain, Maesyal menyebut proses pemadaman selama 10 hari terakhir sejak Selasa (30/6) telah menunjukkan perkembangan signifikan.

Dari total sekitar 15 hektare area yang terbakar, sekitar 95 persen di antaranya telah berhasil dipadamkan.

"Ini sudah mencapai sekitar 95 persen asap dan api sudah padam. Masih ada sisa sekitar tiga hektare lagi yang kita lakukan proses pemadaman api," jelasnya.

Hingga kini, petugas gabungan dari BNPB, BPBD, Manggala Agni, serta unsur terkait lainnya masih berjibaku memadamkan sisa titik api.

>>> 4 Kebiasaan Malam yang Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung

Operasi pemadaman dilakukan melalui jalur darat dengan dukungan alat berat, serta jalur udara menggunakan dua unit helikopter water bombing.