Kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, masih berlangsung hingga Kamis (9/7).

Memasuki hari ke-10, petugas gabungan terus berupaya memadamkan sisa titik api yang diperkirakan tinggal sekitar 5 persen dari total area yang sebelumnya terbakar.

>>> MK Buka Suara Soal Pelibatan MPR dalam Tafsir Konstitusi

Pantauan di lokasi menunjukkan asap pekat masih membubung dari timbunan sampah di sektor barat TPA Jatiwaringin. Kobaran api tidak terlalu besar dan hanya terlihat di beberapa titik permukaan.

Proses pendinginan dan pemadaman masih terus dilakukan untuk mencegah meluasnya kembali titik api.

Operasi pemadaman dilakukan melalui jalur darat dan udara. Petugas pemadam kebakaran, personel BPBD, BNPB, serta Manggala Agni terus menyemprotkan air ke titik-titik panas.

Dua unit helikopter water bombing dikerahkan untuk menjangkau area yang sulit diakses dari darat.

Sejumlah alat berat juga dioperasikan guna mengurai timbunan sampah agar titik api di bawah permukaan lebih mudah dipadamkan.

Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid menjelaskan, upaya pemadaman selama 10 hari terakhir telah menunjukkan hasil yang signifikan.

Sekitar 95 persen dari total 15 hektare area yang sebelumnya terbakar kini telah berhasil dipadamkan.

>>> Konser Black Myth: Wukong di Los Angeles Disambut Ribuan Penggemar

"Ini sudah mencapai sekitar 95 persen asap dan api ini sudah padam.

Masih ada sisa sekitar 3 hektare lagi yang kita lakukan proses pemadaman api," ujar Maesyal usai meninjau lokasi kebakaran, Kamis (9/7).

Meski demikian, Maesyal menegaskan proses pemadaman belum akan dihentikan hingga seluruh titik api dan asap benar-benar padam.

Ia meminta seluruh personel gabungan tetap siaga agar tidak terjadi kebakaran berulang.

"Tentunya memang masih ada tadi saya naik ke atas puncak timbunan sampah, masih ada lokasi-lokasi yang muncul api dan juga asap.

Nah ini akan dilakukan pemadaman melalui udara menggunakan water bombing," jelas Maesyal.

>>> Nonton Download Film 402 Rumah Sakit Angker Korea (2026) Dibioskop Bukan LK21: Adaptasi 'Gonjiam' yang Bikin Merinding, Berburu Hantu demi Konten Viral!

Ia memastikan pemerintah daerah bersama BNPB, BPBD, Manggala Agni, dan seluruh unsur terkait akan terus bekerja hingga kebakaran dinyatakan padam sepenuhnya.