Puluhan petugas gabungan menggelar doa bersama di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Rabu (8/7).

Doa dipanjatkan agar hujan segera turun untuk membantu memadamkan sisa kebakaran yang telah berlangsung selama sembilan hari dan belum tertanggulangi sepenuhnya.

>>> Wamenaker Dorong Gen Z Wirausaha: Jangan Hanya Bergantung Lowongan

Kegiatan doa bersama digelar di halaman Kantor UPT TPA Jatiwaringin di sela-sela operasi pemadaman.

Acara tersebut dihadiri Bupati Tangerang Maesyal Rasyid, Direktur Koordinasi Pengendalian Operasi Darurat BNPB Brigjen TNI Djohan Darmawan, serta petugas dan relawan.

"Tepat di hari kesembilan ini, kami sudah memanjatkan doa bersama supaya Allah segera menurunkan hujan agar upaya pemadaman yang kita lakukan ini bisa disempurnakan juga dengan turunnya hujan," ujar Maesyal.

Maesyal mengatakan doa bersama merupakan bagian dari upaya lain selain pemadaman langsung yang telah dilakukan selama sembilan hari.

"Ini bagian dari ikhtiar kita selaku umat, masyarakat termasuk relawan dan petugas yang membantu proses pemadaman agar terus sehat dan tidak memakan korban," jelasnya.

Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Achmad Taufik menyebutkan 30 persen sisa titik api saat ini berada di sektor barat TPA Jatiwaringin.

>>> Trump: AS Akan Serang Iran Malam Ini Setelah Batalkan MoU Damai

"Saat ini kurang lebih tinggal 30 persen lagi atau sekitar antara 4 hektare lagi yang masih ada titik api," ujar Taufik.

Operasi pemadaman masih dilakukan oleh ratusan personel gabungan dari BNPB, BPBD Kabupaten Tangerang, dan tim Manggala Agni Kementerian Kehutanan.

Penanganan dilakukan melalui jalur darat dan udara.

Petugas pemadam kebakaran bersama Manggala Agni menangani titik api dari darat, sementara tiga helikopter water bombing BNPB menyiram area yang sulit dijangkau.

"Skema pemadamannya metodenya hampir sama, hanya saja fokus pemadamannya sudah bergeser ke wilayah barat," kata Taufik.

>>> Anggota Parlemen Uni Eropa Desak Komite Etik FIFA Selidiki Infantino

Kebakaran TPA Jatiwaringin terjadi sejak Selasa (30/6). Hingga hari kesembilan, petugas gabungan masih melakukan pemadaman dan pendinginan untuk memastikan seluruh titik api benar-benar padam.