Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, memasuki hari kesembilan pada Rabu (8/7).

Proses pemadaman masih terus dilakukan oleh petugas gabungan.

>>> 30 Gambar FF untuk Wallpaper Smartphone, Super Keren

Pantauan di lokasi menunjukkan asap tebal masih membumbung dari timbunan sampah. Namun, kobaran api tidak lagi terlihat di permukaan tumpukan sampah.

Petugas dari BNPB, BPBD, dan Manggala Agni bersiap melanjutkan operasi pemadaman. Armada pemadam dan alat berat telah disiagakan untuk mengatasi titik-titik panas yang tersisa.

Sekitar pukul 08.02 WIB, satu unit helikopter water bombing milik BNPB tiba di lokasi dan langsung melakukan penyiraman dari udara.

Empat Helikopter Dikerahkan

Direktur Koordinasi Pengendalian Operasi Darurat BNPB Brigjen TNI Djohan Darmawan mengatakan, empat unit helikopter water bombing akan dikerahkan untuk membantu pemadaman.

Langkah ini diambil karena ada beberapa titik api yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

>>> AS Bombardir Pulau Minyak Iran Kharg, Ledakan Besar Terdengar

Pada hari kedelapan, 50 persen area yang terbakar berhasil dipadamkan. Tingkat pembersihan lokasi terdampak juga mencapai sekitar 70 persen.

Djohan menjelaskan, proses pemadaman menghadapi tantangan karena karakteristik kebakaran di TPA menyerupai kebakaran lahan gambut.

Api menyala di bawah timbunan sampah sehingga sulit dijangkau, ditambah material seperti plastik dan pecahan kaca yang membahayakan petugas.

Metode penguraian dilakukan dengan mengerahkan alat berat seperti buldoser dan ekskavator untuk mengais dan membongkar tumpukan sampah yang masih mengeluarkan asap.

Kebakaran TPA Jatiwaringin terjadi sejak Selasa (30/6).

>>> Google Rilis Fitur Fake Call Detection untuk Cegah Scammer

Hingga hari kesembilan, petugas gabungan masih berupaya melakukan pendinginan dan pemadaman untuk memastikan seluruh titik api benar-benar padam.