Pelatih timnas Mesir, Hossam Hassan, melontarkan tuduhan keras usai timnya tersingkir dari Piala Dunia 2026. Ia menyebut wasit tidak adil dan turnamen sudah diarahkan untuk Argentina.

Pernyataan itu disampaikan Hassan setelah Mesir kalah 2-3 dari Argentina di babak 16 besar, Rabu (8/7) dini hari WIB.

>>> Utang Pinjol Warga RI Melesat Rp1,66 T dalam Sebulan per Mei 2026

Pertandingan berlangsung di Stadion Atlanta, Amerika Serikat.

Mesir sempat unggul dua gol lebih dulu melalui Yasser Ibrahim (15') dan Mostafa Ziko (67').

Namun Argentina membalas tiga gol dalam 13 menit lewat Cristian Romero (79'), Lionel Messi (83'), dan Enzo Fernandez di injury time.

Protes Keputusan Wasit

"Wasit tidak adil, Tuhan sudah cukup bagi saya. Tapi wasit menyia-nyiakan perjuangan satu bangsa.

>>> Spek Land Cruiser 300, Barang Suap Bupati Kuansing yang Tembus Rp2 M

Turnamen ini sudah diarahkan untuk Argentina," kata Hassan dikutip dari Sky Sports.

Hassan mendapat kartu kuning karena gestur menyilangkan tangan ke arah ofisial. Ia juga mempertanyakan proses gol Enzo Fernandez yang menurutnya terjadi setelah pelanggaran.

"Penalti untuk kami dibatalkan. Mereka bahkan tidak mengecek VAR.

>>> IRGC Iran Klaim Tembak Jatuh Drone MQ-9 AS dengan Rudal Pertahanan

Gol kedua kami dianulir. Kami melihat baju pemain ditarik oleh Mac Allister dan tidak ada pemeriksaan VAR sama sekali," ujarnya.