Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, tak kuasa menahan air mata setelah timnya meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Mesir di babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, Rabu (8/7) dini hari WIB itu menjadi salah satu laga paling menegangkan bagi Argentina.

>>> Utang Nenek di Bank Jombang Bengkak dari Rp25,5 Juta Jadi Rp140 Juta

Argentina sempat tertinggal 0-2 lebih dulu melalui gol Yasser Ibrahim dan Mostafa Ziko. Namun, gol telat dari Cristian Romero, Lionel Messi, dan Enzo Fernandez membalikkan keadaan.

Emosi Scaloni Meluap

Scaloni mengaku emosinya terkuras habis menyaksikan perjuangan anak asuhnya.

"Apa yang kami lakukan hari ini sama hebatnya dengan apa pun yang telah kami capai di masa lalu," ujarnya dalam konferensi pers.

"Saya menangis karena saya sangat emosional. Tim ini tidak akan pernah mengecewakan masyarakat Argentina," tambah pelatih berusia 48 tahun itu.

>>> Samsung Kalahkan Nvidia, Jadi Perusahaan Paling Untung di Dunia

Ia juga memuji mental baja para pemainnya yang tidak panik meski tertinggal dua gol. "Sebelum wasit meniup peluit panjang, pertandingan belum berakhir.

Semakin buruk situasi, semakin besar daya juang mereka," kata Scaloni.

Scaloni secara khusus memberikan apresiasi kepada Lionel Messi yang tetap tampil dingin meski gagal mengeksekusi penalti di awal laga.

"Dia selalu meminta bola lagi dan terus mencoba. Itu membuat saya merinding," pungkasnya.

>>> Samsung Buka Pre-Reservasi Galaxy Z Fold 8, Flip 8, Watch 9, dan Watch Ultra 2

Di babak perempat final, Argentina akan menghadapi Swiss yang menyingkirkan Kolombia lewat adu penalti.