Samsung Electronics diproyeksikan menjadi perusahaan paling menguntungkan di dunia pada kuartal II 2026, menggeser Nvidia dari posisi teratas.

Pada 7 Juli 2026, Samsung mengumumkan perkiraan laba operasional sebesar KRW 89,4 triliun atau sekitar US$58,5 miliar untuk periode April hingga Juni 2026.

>>> Samsung Buka Pre-Reservasi Galaxy Z Fold 8, Flip 8, Watch 9, dan Watch Ultra 2

Angka tersebut melampaui laba operasional Nvidia yang tercatat US$58,3 miliar pada kuartal I 2026.

Nvidia sebelumnya memegang posisi perusahaan paling untung setelah melaporkan laba kuartal pertama tahun ini. Namun, Samsung berhasil unggul sebelum Nvidia merilis laporan keuangan kuartal keduanya.

Kenaikan laba Samsung terutama didorong oleh melonjaknya harga chip memori. Perusahaan asal Korea Selatan itu merupakan salah satu dari tiga produsen chip memori terbesar di dunia.

>>> Mesir Tuding Wasit Curang, Sengaja Menangkan Argentina dan Messi

Permintaan chip memori untuk server dan akselerator AI meningkat tajam seiring booming kecerdasan buatan.

Pasokan yang tidak mampu mengejar permintaan membuat harga chip memori naik signifikan dalam setahun terakhir.

Samsung diperkirakan akan merinci kinerja keuangannya saat merilis laporan lengkap kuartal II 2026 akhir bulan ini.

>>> Piala Dunia 2026: Argentina dan Swiss Lolos ke Perempat Final

Lebih lanjut, laba sepanjang tahun 2026 Samsung diprediksi bisa mencapai lebih dari US$217 miliar. Jumlah itu lebih besar dari akumulasi laba perusahaan selama 40 tahun terakhir.