Startup kecerdasan buatan (AI) asal China, DeepSeek, dikabarkan sedang mengembangkan chip AI buatan sendiri.

Langkah ini diambil untuk mengurangi ketergantungan perusahaan pada pasokan chip dari Nvidia dan Huawei yang selama ini digunakan untuk melatih dan mengoperasikan model AI mereka.

>>> Messi Sebut Laga Argentina vs Mesir Gila Usai Menang Dramatis

Menurut tiga sumber yang mengetahui rencana ini, chip tersebut dirancang khusus untuk proses inference, yaitu tahap komputasi ketika model AI yang sudah terlatih menghasilkan jawaban atau merespons pengguna.

Proyek ini bukan untuk melatih model baru, melainkan untuk mengoptimalkan kinerja model yang sudah ada.

Langkah Strategis DeepSeek

Jika proyek ini berhasil, ekspansi DeepSeek ke dunia semikonduktor akan menjadi pergeseran strategi yang sangat besar.

Langkah ini berpotensi memanaskan persaingan dengan raksasa teknologi domestik seperti Huawei.

DeepSeek menjadi sorotan dunia sejak setahun lalu setelah merilis dua model AI yang sangat efisien, yang sempat membuat geger Silicon Valley hingga Washington.

Selama ini, perusahaan tersebut dikenal lebih fokus pada inovasi model AI ketimbang langsung mengomersialkan teknologinya.

Meski performa chip Huawei saat ini masih tertinggal cukup jauh dari chip tercanggih milik Nvidia, sanksi blokade ekspor dari AS justru menjadi berkah bagi Huawei.

Huawei berhasil menguasai hampir separuh dari pasar chip AI domestik China senilai US$50 miliar, serta menjadi pemasok utama bagi DeepSeek dan beberapa raksasa teknologi lainnya.

Namun, dominasi Huawei kini mulai goyah seiring langkah kompetitor lokal seperti Alibaba dan Baidu yang juga ikut mengembangkan chip AI mandiri demi mengamankan pangsa pasar.

Proyek chip DeepSeek kabarnya masih berada dalam tahap awal.